Bali United

Owner Bali United Temui Satgas Antimafia Bola, Pieter Tanuri Tegaskan Komitmen Sepak Bola Bersih

Owner Bali United, Pieter Tanuri mendatangi Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk bertemu Satgas Antimafia Bola

Owner Bali United Temui Satgas Antimafia Bola, Pieter Tanuri Tegaskan Komitmen Sepak Bola Bersih
Tribun Bali/Rizal Fanany
Owner Bali United, Pieter Tanuri. 

Owner Bali United Temui Satgas Antimafia Bola, Pieter Tanuri Tegaskan Komitmen Sepak Bola Bersih

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Owner Bali United, Pieter Tanuri mendatangi Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk bertemu Satgas Antimafia Bola Jilid III pada Senin (17/2/2020).

Kepala Satgas Antimafia Bola, Brigjen Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya terbuka menerima masukan dan kunjungan dari siapapun termasuk manajemen klub di liga 1, 2 dan 3.

"Kunjungan ini sebagai bentuk dukungan dan komitmen Bali United serta semua masyarakat untuk mewujudkan sepak bola Indonesia yang bersih, bermartabat dan berprestasi," kata Hendro, usai menerima kunjungan Bali United di Mapolda Metro Jaya.

Sebelumnya kata Hendro, Satgas Antimafia Bola Jilid III sudah berkordinasi dengan Kementerian Olahraga dan Ketua Umum PSSI.

Kordinasi untuk menegaskan bahwa satgas akan terus memberantas mafia bola atau pengaturan skor dan pengaturan hasil pertandingan di Liga 1,2 dan 3.

"Kami juga sudah menerima kunjungan dan arahan Wakapolri. Dan hari ini kami menerima kunjungan manajemen atau owner Bali United," kata Hendro.

Hendro menjelaskan dalam kesempatan itu, pihaknya juga memaparkan hasil kinerja satgas ke manajemen Bali United. "Ke depan kami berharap bisa akan lebih baik lagi dan terutama tidak ada lagi pengaturan skor dan pengaturan pertandingan di Liga 1, 2, dan 3," katanya.

Menurut Hendro, pihaknya sangat mengapresiasi atas komitmen dan dukungan manajemen Bali United atas kinerja Satgas Antimafia Bola dalam memberantas mafia bola di Indonesia.

Sementara itu Owner Bali United Pieter Tanuri, mengatakan kunjungan pihaknya ke Satgas Antimafia Bola sebagai bentuk dukungan atas apa yang sudah dilakukan satgas selama ini.

"Sehingga sebenarnya saat ini di Liga 1, sudah jauh lebih bersih dari pengaturan skor dan pengaturan pertandingan," kata Pieter. (*)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved