Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

PLN Imbau Warga Tak Pasang Penjor Galungan Dekat Tiang Listrik

Dikatakan, pemasangan penjor dekat dengan jaringan listrik dikhawatirkan dapat membahayakan masyarakat.

Tayang:
Penulis: Anak Agung Seri Kusniarti | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/Rizal Fanany
Warga di kawasan Banjar Jambe, Desa Kerobokan, Kuta Utara, mulai memasang penjor menjelang Galungan, Selasa (25/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, I Made Arya, mengimbau masyarakat menjelang hari raya Galungan dan Kuningan untuk tidak memasang Penjor dekat jaringan listrik.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati memasang 'penjor', khususnya warga yang beragama Hindu di Bali menjelang perayaan hari suci Galungan," kata Arya, Selasa (18/2/2020).

Ia mengatakan momentum perayaan hari suci Galungan dan Kuningan, menjadi perhatian PLN Unit Induk Distribusi Bali, khususnya terhadap kebutuhan pemasangan penjor oleh masyarakat.

"Kami mengharapkan kepada pelanggan agar tidak memasang penjor dekat dengan jaringan milik PLN. Ini untuk keamanan bersama," ucapnya.

Dikatakan, pemasangan penjor dekat dengan jaringan listrik dikhawatirkan dapat membahayakan masyarakat.

Pada musim penghujan dan angin, terdapat potensi penjor basah terkena air atau terjatuh menimpa jaringan listrik PLN tersebut.

Perlu diperhatikan adalah jarak aman dari jaringan listrik adalah minimal 3 meter

"Bila penjor berada dekat dengan jaringan listrik, pada kondisi basah dapat menjadi penghantar listrik dan dapat menyebabkan masyarakat tersetrum," katanya.

Tidak hanya kepada masyarakat saja, PLN UID Bali juga memberikan edukasi untuk para pegawai dan mitra kerja PLN dengan menyelenggarakan Dharma Wacana bertemakan “Makna Penjor Galungan yang Ramah Lingkungan”.

Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Lingga Puja dalam dharma wacananya menyampaikan bahwa, panjang penjor 7 meter dengan ruas 7 Bindu (7 Kolongan) Panjang Penjor diambil dari perhitungan sapta prenawa : simbul dari 7 gunung dan 7 bindu yang disebut dengan jagat guru tempat yang tertinggi para dewa.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved