250 Petugas Kebersihan Bangli Tetap Disiagakan Saat Galungan

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli tetap menyiagakan petugas kebersihan saat Hari Raya Galungan

250 Petugas Kebersihan Bangli Tetap Disiagakan Saat Galungan
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Petugas kebersihan DLH Bangli ketika melakukan pembersihan di depan Pasar Kidul Bangli, Bali, beberapa waktu lalu. 250 Petugas Kebersihan Bangli Tetap Disiagakan Saat Galungan 

250 Petugas Kebersihan Bangli Tetap Disiagakan Saat Galungan

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli tetap menyiagakan petugas kebersihan saat Hari Raya Galungan, Rabu (19/2/2020).

Ratusan petugas kebersihan itu bekerja pagi dan sore hari.

Sekretaris DLH Bangli, I Gusti Laksana menyebut ada 250 petugas kebersihan yang disiagakan saat Hari Raya Galungan.

250 petugas kebersihan itu disiagakan pada pagi sejak pukul 03.00 Wita hingga 06.00 Wita, serta sore hari mulai pukul 15.00 Wita hingga 18.00 Wita.

Pihaknya tidak memungkiri jika biasanya saat hari raya kerap terjadi penumpukan sampah, khususnya sisa sarana upakara.

Terlebih saat ini memasuki musim penghujan, jika tidak segera diantisipasi, pihaknya khawatir terjadi penyumbatan hingga berdampak banjir.

“Biasanya saat hari raya seperti ini, yang lebih banyak justru sampah plastik,” ucap dia.

Dikatakan, volume sampah ketika hari raya dalam sehari rata-rata mencapai 3 hingga 4 ton, jika tergolong sampah basah.

Kendati demikian, pihaknya mengaku saat ini masyarakat sudah mulai mengelola sampahnya sendiri, khusus untuk sisa sarana upakara.

“Sampahnya dikelola dengan cara dikubur, sehingga bisa menjadi pupuk,” ujarnya.

Gusti Laksana menambahkan, dalam sebulan rata-rata sampah yang dihasilkan mencapai 40 hingga 50 ton.

Sedangkan disinggung mengenai potensi penurunan volume sampah pasca pengelolaan sampah secara mandiri, Gusti Laksana mengaku belum tahu secara pasti.

“Ini merupakan implementasi dari Pergub Bali No. 47 tahun 2019 tentang pengelolaan sampah berbasis sumber. Dalam hal ini hanya sampah anorganik yang diistimewakan. Mengenai berapa persen penurunannya, kami baru diketahui akhir bulan ini,” tandasnya.

(*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved