Ada Catatan Perjalanan ke Singapura, Pasien Asal Bangli Diobservasi ke RS Sanglah, Antisipasi Corona

Sebelumnya pasien tersebut, memiliki riwayat perjalanan berkunjung ke Singapura, salah satu negara yang confirm tertular virus corona (CoVid-19).

Ada Catatan Perjalanan ke Singapura, Pasien Asal Bangli Diobservasi ke RS Sanglah, Antisipasi Corona
Handout via SCMP dari Kompas.com
Zhang Jiapeng mengirim pesan penuh cinta kepada istrinya yang merupakan perawat di Weinan, China, setelah mereka terpisah akibat wabah virus corona. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Seorang pasien berusia 14 tahun asal Bangli diobservasi di ruang Nusa Indah, RSUP Sanglah Denpasar sejak Kamis (20/2/2020) dinihari. 

Pasien rujukan dari RSUD Bangli ini datang dengan keluhan demam, batuk dan pilek.

Namun Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya menyebut, pasien tersebut diobservasi dengan diagnosa infeksi saluran pernafasan atau ISPA. 

Sebelumnya pasien tersebut, memiliki riwayat perjalanan berkunjung ke Singapura, salah satu negara yang confirm tertular virus corona (CoVid-19). 

Ini Cara Dokter Bali United Proteksi Pemain dan Pelatih dari Ancaman Virus Corona Jelang ke Kamboja

Begini Cara Kerja Obat Antimalaria yang Bisa Bunuh Virus Corona Dalam Tubuh Pasien

TERKINI: Korban Meninggal Virus Corona Tercatat 2.120 orang, Mayoritas Kematian Terjadi di Wuhan

Sehingga itu yang membuat pihak RSUD Bangli akhirnya merujuk pasien tersebut ke RSUP Sanglah Denpasar.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Suarjaya, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada pasien dari Bangli, yang dirujuk untuk dikarantina di Ruang Nusa Indah RSUP Sanglah

Pasien tersebut menjalani observasi lantaran sempat berkunjung ke Singapura belum lama ini, kemudian ada keluhan demam, batuk dan pilek. 

“Ya benar sempat perjalanan ke Singapura, namun bukan corona, tapi kami observasi dengan infeksi saluran nafas (ISPA). Tetap akan diobservasi di ruang Nusa Indah sebagai antisipasi, karena sempat berkunjung ke Singapura,” ujarnya melalui sambungan WhatsApp.

Sementara, untuk penanganan pasien tersebut telah dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan dan rongga hidung.

Adapun sampelnya telah dikirim ke Jakarta, dan tinggal menunggu hasil laboratorium.

Halaman
12
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Huda Miftachul Huda
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved