Breaking News:

Ini Cara Dokter Bali United Proteksi Pemain dan Pelatih dari Ancaman Virus Corona Jelang ke Kamboja

Menurutnya yang penting tetap taat motode perlindungan diri yang telah disampaikan.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Huda Miftachul Huda
Tribun Bali/Marianus Seran
dr Luh Virsa Paradissa saat merawat kaki bek Bali United Leonard Tupamahu di hotel lokasi inap di Surabaya, Jawa Timur Rabu (13/11/2019) pagi 

TRIBUN-BALI.COM- Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco telah berkoordinasi dengan tim dokter Bali United, Virsa Paradisa, agar bisa mempersiapkan metode proteksi kepada semua elemen klub dari virus Corona jelang keberangkatan ke Kamboja. 

Dokter asal Tabanan ini punya cara ampuh yang sesuai standar kementerian kesehatan RI, agar pemain aman di Kamboja, jelang laga kedua grup G Piala AFC 2020 kontra Svay Rieng FC, 25 Februari 2020. 

"Pertama negara, tujuan kita Kamboja baru satu kasus yang teridentifikasi. Itu pun bukan orang lokal Kamboja, tapi turis, "kata dokter Virsa di Gelora Trisakti Legian, Kamis (20/2/2020). 

Dia menjelaskan, dokter dan tim akan koordinasi untuk upaya pencegahannya, dan tim dianjurkan jangan terlalu paranoid (membayangkan hal ini bahaya) dengan kondisi seperti ini. 

Seminggu Digembleng Pelatih Timnas, Begitu Pulang ke Bali, Pemain Bali United Langsung Terapi Es

Pulang dari Pemusatan Latihan Timnas Indonesia, Ricky Fajrin Cedera

Penyerang Persebaya Minta Maaf Setelah Dianggap Selebrasi Provokatif di Depan Staf Pelatih Persija

"Pertama, proteksi diri dengan alat perlindungan  seperti memakai masker, saat keberangkatan dan kepulangan. Soalnya kita lihat sendiri, di bandara, lalu lintas manusia paling padat di sana. 

Kedua kata dia adalah dengan tetap pola hidup bersih. 

Setiap pemain menurutnya mesti dikaji lagi, edukasi lagi, cuci tangan dan sebagainya. 

"Jaga jarak dari orang yang terlihat sakit, " jelas dr Virsa. 

Menurut dia, karena penularan virus ini tidak seperti penularan lewat udara. 

"Penularannya kan melalui  bersin atau batuk," paparnya. 

"Kalau sudah tahu orang sakit seperti itu kita harus jaga jarak. Itu kan ada radiusnya. Tentu vitamin dan suplemen wajib dikonsumsi," ujarnya. 

dr Virsa juga tak melarang pemain keluar hotel saat tiba di Kamboja.

Menurutnya yang penting tetap taat motode perlindungan diri yang telah disampaikan. 

"Keluar hotel tak apa yang penting ada alat perlindungan diri dan prinsip hidup bersih. Keluar, dan balik wajib cuci tangan lagi. Kita ikuti rekomendasi dari Kemenkes RI juga. Apalagi Kamboja kan bukan wilayah yang diisolasi dan tak ada travel warning ke sana," ujarnya. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved