Satgas Antimafia Bola Kini Merambah sampai ke Dalam Lapangan, Turut Awasi Aksi Diving Pemain

Satuan Tugas Antimafia Bola Jilid III turut mengawasi aksi diving atau pura-pura menjatuhkan diri pemain sepak bola

tangkap layar video warta kota
Manajemen Bali United mendatangi Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk bertemu Satgas Antimafia Bola Jilid III pada Senin (17/2/2020). Kepala Satgas Antimafia Bola, Brigjen Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya terbuka menerima masukan dan kunjungan dari siapapun termasuk manajemen klub di liga 1, 2 dan 3. 

TRIBUN-BALI.COM- Pengawasan terhadap pengaturan skor dalam sepak bola kini merambah hingga ke dalam lapangan.

Satuan Tugas Antimafia Bola Jilid III turut mengawasi aksi diving atau pura-pura menjatuhkan diri pemain sepak bola serta keterkaitannya dengan dugaan pengaturan skor atau match fixing.

Demikian disampaikan Ketua Satuan Tugas Antimafia Bola Brigjen (Pol) Hendro Pandowo di Hotel Century Park, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020).

Seminggu Digembleng Pelatih Timnas, Begitu Pulang ke Bali, Pemain Bali United Langsung Terapi Es

Lanjutan Piala AFC 2020, Pemain Bali United Ingin Tampil Lebih Garang Saat Tandang ke Kamboja

Seminggu Digembleng Pelatih Timnas, Begitu Pulang ke Bali, Pemain Bali United Langsung Terapi Es

"Apakah ada pengaturan skor, misalnya pada saat pertandingan tiba-tiba pemain itu jatuh sendiri, orang tidak ada lawan yang nendang tiba-tiba jatuh sendiri atau kemudian wasit menunjuk titik putih, tidak ada pelanggaran, itu masuk monitoring kita," kata Hendro.

Untuk Satgas Antimafia Bola Jilid III ini, Hendro mengatakan, pihaknya memang akan fokus pada pengawasan dan monitoring.

Selain secara teknis di lapangan, pengawasan juga dapat dilakukan dari pusat layanan atau call center, informasi dari media, maupun video pertandingan.

Menurutnya, hal itu dilakukan agar keberadaan satgas tidak justru menghambat aktivitas berbagai pihak di industri sepak bola.

"Artinya keberadaan satgas ini jangan sampai kontraproduktif. Kemudian menimbulkan rasa takut, rasa cemas, baik itu wasit, pemain, manager club, sehingga akhirnya dia tidak bisa maju," ujarnya.

Namun, Hendro pun memastikan bahwa pihaknya akan mendalami indikasi match fixing yang ditemukan.

Saat ini, satgas turut mendalami kemungkinan adanya judi online dalam pertandingan sepak bola.

"Ada kemungkinan pengaturan skor yang dilakukan oleh bandar judi, baik itu dari luar negeri dari Singapura, Vietnam maupun dari Indonesia, tentu akan kita dalami," tutur dia.

Namun, sejauh ini, pihaknya mengaku belum menemukan indikasi judi online ini. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul satgas-antimafia-bola-turut-awasi-aksi-diving-pemain-sepak-bola

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persija Jakarta
    22
    13
    5
    4
    31
    11
    13
    44
    2
    Persib
    20
    13
    3
    4
    35
    25
    8
    42
    3
    PSM Makasar
    21
    11
    8
    2
    38
    8
    21
    41
    4
    Madura United
    22
    11
    4
    7
    27
    14
    6
    37
    5
    Borneo
    21
    10
    6
    5
    38
    18
    15
    36
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved