Bali United

Agar Tak Tertular Virus Corona, Dokter Edukasi Pemain Bali United Tentang Kebersihan & Cuci Tangan

dokter dan tim akan koordinasi untuk upaya pencegahan nya, dan tim dianjurkan jangan terlalu paranoid (takut berlebihan)

Agar Tak Tertular Virus Corona, Dokter Edukasi Pemain Bali United Tentang Kebersihan & Cuci Tangan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Pemain Bali United Melvin Platje mencetak gol berkelas ke gawang Than Quang Ninh dilaga perdana Piala AFC 2020 di Stadion Dipta beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, KUTA - Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco telah berkoordinasi dengan tim dokter Bali United, Virsa Paradisa agar bisa mempersiapkan metode proteksi kepada semua elemen klub dari virus Corona jelang keberangkatan ke Kamboja untuk menjalani laga kedua Grup G AFC 2020.

Dokter asal Tabanan ini mengaku punya cara ampuh yang sesuai standar kementerian kesehatan RI, agar pemain Bali United aman di Kamboja jelang laga kedua grup G Piala AFC 2020 kontra Svay Rieng FC, 25 Februari 2020.

"Pertama negara, tujuan kita Kamboja baru satu kasus yang teridentifikasi. Itu pun bukan orang lokal Kamboja, tapi turis, "kata dokter Virsa di Gelora Trisakti Legian, Kamis (20/2/2020).

Dia menjelaskan, dokter dan tim akan koordinasi untuk upaya pencegahan nya, dan tim dianjurkan jangan terlalu paranoid (takut berlebihan) dengan kondisi seperti ini.

"Pertama, proteksi diri dengan alat perlindungan seperti memakai masker, saat keberangkatan dan kepulangan. Soalnya kita lihat sendiri, di bandara, lalu lintas manusia paling padat di sana. Kedua tetap pola hidup bersih.  Setiap pemain mesti kita kaji lagi, edukasi lagi, cuci tangan dan sebagainya. Jaga jarak dari orang yang terlihat sakit," jelas dr Virsa.

Menurut dia, karena penularan virus ini tidak seperti penularan lewat udara.

Penularannya kan melalui bersin atau batuk.

"Kalau sudah tahu orang sakit seperti itu kita harus jaga jarak. Itu kan ada radiusnya. Tentu vitamin dan suplemen wajib di konsumsi," ujarnya.

dr Virsa juga tak melarang pemain keluar hotel saat tiba di Kamboja.

Yang penting tetap taat motode perlindungan diri yang telah disampaikan.

"Keluar hotel tak apa yang penting ada alat perlindungan diri dan prinsip hidup bersih.  Keluar, dan balik wajib cuci tangan lagi. Kita ikuti rekomendasi dari Kemenkes RI juga. Apalagi Kamboja kan bukan wilayah yang di isolasi dan tak ada travel warning ke sana, " ujarnya. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved