Breaking News:

Jenazah Pria Bertatto di Pantai Padang Galak Tidak Diutopsi, Dokter Tak Ketahui Penyebab Kematian

“Kita hanya melakukan pemeriksaan luar saja, jadi tidak diketahui apa penyebab dari kematiannya,” ujar dr. Kunthi, Jumat (21/2/2020).

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ilustrasi(iStockphoto) 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebelumnya diberitakan ditemukan, pengunjung bertatto Pantai Padang Galak tewas mengapung pada, Kamis (20/2/2020). 

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pengunjung pantai, Ketut Wira (63).

Pada saat Ketut Wira sedang berjalan di pantai untuk olahraga pagi.

Saat tiba di Pantai Padang Galak, betapa terkejutnya Ketut melihat ada manusia yang mengapung di tepi pantai. 

Untuk selanjutnya, jasad korban langsung dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. 

Hendak Mandi, Pria Asal Buleleng Histeris Lihat Anaknya Tewas Tergantung, Sang Ibu Ungkap Hal Ini

Banyak Masalah di Luar Pariwisata, Pemprov Bali Susun Ranperda Standar Penyelenggaraan Pariwisata

Jelang Liga 1 2020, Satgas Siapkan 4 Pasal untuk Jerat Mafia Bola di Bali

Jasad korban datang dengan identitas Mr. X. Hingga akhirnya terkuak identitas korban ialah Kadek Setiabudi yang diperkirakan berumur 37 tahun. 

Dokter Spesialis Forensik RSUP Sanglah, dr. Kunthi Yulianti, SpF, mengatakan hasil pemeriksaan luar jenazah tersebut, ditemukan luka yang dialami korban di bagian dahi dan hidung terjadi setelah kematian. 

Selain itu, jenazah tersebut belum dalam kondisi membusuk yang artinya korban meninggal kurang dari waktu 24 jam. 

Tampilan Motor Baru Tim LCR-Honda Cal Crutchlow Buat MotoGP 2020

BREAKING NEWS: Menlu Jepang Beri Izin Indonesia Jemput 74 WNI di Kapal Diamond Princess

Koster Akan Bangun Pembangkit Listrik di Berbagai Daerah, Wujudkan Bali Mandiri Energi pada 2023

“Kita hanya melakukan pemeriksaan luar saja, jadi tidak diketahui apa penyebab dari kematiannya,” ujar dr. Kunthi, Jumat (21/2/2020). 

Menurut dr. Kunthi, mengenai apakah korban menderita penyakit yang serius atau tidak, tidak bisa dilihat dari pemeriksaan luar saja.

Memang ada beberapa penyakit yang bisa nampak hanya dengan pemeriksaan luar seperti tumor atau diabetes. 

Namun dalam kasus ini, dilihat dari segi fisik tidak ditemukan tanda-tanda korban menderita penyakit. 

Saat ini, jenazah Kadek Setiabudi sudah dibawa pihak keluarga pulang. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved