Kisah Siswa SMP yang Selamat dari Tragedi Susur Sungai, Menangis Bertemu Ortu & Perasan Tak Enak

Tragedi susur sungai di Sleman, Yogyakarta, yang menewaskan 9 siswa SMPN 1 Turi menyisakan duka dan trauma mendalam.

Kisah Siswa SMP yang Selamat dari Tragedi Susur Sungai, Menangis Bertemu Ortu & Perasan Tak Enak
KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban yang hilang saat susur sungai di Sungai Sempor, Sleman, Yogyakarta, Jumat (21/2/2020) 

TRIBUN-BALI.COM -- Tragedi susur sungai di Sleman, Yogyakarta, yang menewaskan 9 siswa SMPN 1 Turi menyisakan duka dan trauma mendalam. 

Korban selamat, Salma Kusuma Handayani, siswi kelas 7 SMPN 1 Turi yang sempat mengalami pengalaman buruk saat kegiatan pramuka tersebut tak mampu lagi membendung air matanya. 

Ia mengisahkan momen memilukan saat dirinya terseret arus kuat Sungai Sempor yang tiba-tiba meluap. 

Ia bersama ratusan teman sekolahnya tiba-tiba dihantam arus sungai saat mengikuti kegiatan susur sungai si Sungai Sempor, Jumat (21/2/2020).

"Langsung nangis setelah ketemu orangtua," tutur Salma, seperti dilansir dari Tribun Jogja.

Arus besar

Sore itu, kata Salma, hujan turun rintik-rintik di kawasan Sleman.

Sekitar 250 orang siswa SMPN 1 Turi melangkah menuju Sungai Sempor.

Mereka melaksanakan susur sungai yang menjadi bagian dari kegiatan pramuka. Aliran sungai terpantau normal saat itu.

Namun, ketika para siswa mulai menyusur dan masuk ke sungai, tiba-tiba arus besar menerjang dari arah utara.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved