Breaking News:

Hari Raya Nyepi

Raja Buduh, Tedung Agung, hingga Meme Dewa Ratu: Inilah Kisah Ogoh-ogoh yang Paling Dinanti-nanti

Berikut adalah sekelumit kisah ketiga ogoh-ogoh tersebut, dari Raja Buduh, Tedung Agung, hingga Meme Dewa Ratu.

IG Kedux Garage
Sketsa ogoh-ogoh "Tedung Agung" ST Yowana Saka Bhuwana, Banjar Tainsiat Denpasar. 

Kali ini, Marmar mengangkat kisah awal mula kehidupan dengan memuliakan perempuan atau ibu melalui ogoh-ogoh bertajuk Meme Dewa Ratu.

"Dimulai dari perjalanan dalam bentuk sel, unsur Pradana (kewanitaan) memang telah dipuja dan dimuliakan, dari 300 juta sel hanya yg tercepat dan terkuat yang diterimaNya"

"Ketika unsurnya membentuk badan maka dia sebagai Semesta Bhuana disebut Pertiwi. Ketika raja adalah pemimpin maka Ratu adalah pemegang kuasa yang tak tersentuh perebutan kuasa di dalam pemerintahan yang disebut Karatuan (keraton), hingga sebagai asal sebuah keturunan akan ditemui pula namanya di Pura Ibu (paibon)."

"Saat kemuliaanya diredupkan, dunia menjadi tak seimbang, semua menjadi timpang dan tanpa tujuan  bahkan keteguhan tak berdiri tegak. Namun dengan penuh kesadaran sebagai buah yang tumbuh di hati, maka aku berjanji untuk kembali menjadi cerdas dan kuat dalam mempelajari dan meraih surga di kakinya kembali." tulis Marmar dalam postingannya di Instagram.

***

Dari ketiga ogoh-ogoh tersebut, yang mana paling Anda jagokan? (*)

Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved