Gubernur Koster Keluhkan Kain Jawa Tengah Banjiri Pasar Bali, Begini Jawaban Ganjar Pranowo

Gubernur Koster Keluhkan Kain Jawa Tengah Banjiri Pasar Bali, Begini Jawaban Ganjar Pranowo

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ditemui di acara Musyawarah Daerah (Musda) Keluarga Besar Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) Bali di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Bali, Minggu (23/2/2020). Gubernur Koster Keluhkan Kain Jawa Tengah Banjiri Pasar Bali, Begini Jawaban Ganjar Pranowo 

Gubernur Koster Keluhkan Kain Jawa Tengah Banjiri Pasar Bali, Begini Jawaban Ganjar Pranowo

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster beberapa waktu lalu sempat mengeluhkan banyaknya kain dari Jawa Tengah yang membanjiri pasar di Bali.

Menurutnya, kedatangan kain dari Jawa Tengah itu mengganggu keberlangsungan industri kain lokal Bali.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya ingin bekerjasama terkait hal tersebut.

Jika memang keberadaan industri kain Jawa Tengah mengganggu pasar Bali, dirinya mengaku bisa mengatur hal tersebut.

Terlebih apabila sistem pasar dapat menguntungkan kedua daerah, maka kedua provinsi harusnya bisa saling bekerjasama.

Ditanya mengenai berapa jumlah lain yang dipasarkan ke Bali, Ganjar mengatakan dirinya tidak terlalu hafal dengan data.

Namun kemungkinan besar, kain yang masuk Bali merupakan hasil produksi di Jepara.

"Di Jepara ini kan industrinya tumbuh bagus, dengan mesin. Jadi harganya mungkin lebih kompetitif," tuturnya saat ditemui di acara Musyawarah Daerah (Musda) Keluarga Besar Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) Bali di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Bali, Minggu (23/2/2020).

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved