Made Agus, Remaja Jembrana Juara Lomba Mengetik Aksara Bali Tingkat Provinsi
I Made Agus Janardana Setiawan, siswa kelas 8A SMP Negeri 4 Mendoyo Jembrana memenangkan lomba mengetik aksara Bali
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Irma Budiarti
Made Agus, Remaja Jembrana Juara Lomba Mengetik Aksara Bali Tingkat Provinsi
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Seorang pemuda asal Jembrana memenangkan lomba mengetik aksara Bali.
Adalah I Made Agus Janardana Setiawan, siswa kelas 8A SMP Negeri 4 Mendoyo, Kabupaten Jembrana.
Agus menjadi juara pertama tingkat provinsi karena kerja keras dan ketekunannya.
Agus menjadi Juara I Lomba mengetik aksara Bali berbasis Komputer Tingkat Provinsi yang dilaksanakan, Sabtu (22/2/2020) lalu, di Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.
Kepala SMP Negeri 4 Mendoyo I Ketut Partama mengatakan, siswanya tersebut memang termasuk anak didik yang rajin dan tekun.
Tidak hanya dalam persoalan mengetik aksara Bali, namun dalam berbagai bidang mata pelajaran.
Agus berhasil mengalahkan para pesaingnya dari Kabupaten Badung dan Klungkung.
"Ya, anaknya memang rajin. Saya cukup bangga dengan kerja keras dan ketekunannya," ucapnya, Minggu (23/2/2020).
Dijelaskannya, sebelum lomba di tingkat provinsi, siswanya ini juga menjadi Juara I tingkat kabupaten dalam Wimbakara atau lomba mengetik aksara Bali berbasis komputer yang dilaksanakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Jembrana.
Wimbakara mengetik aksara Bali berbasis komputer ini bertujuan melestarikan aksara Bali.
Juga memupuk kecintaan generasi muda untuk mencintai aksara Bali sebagai salah satu warisan budaya leluhur.
"Sebelumnya juga menang, akhirnya mewakili Jembrana di tingkat provinsi," jelasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jembrana Ni Nengah Wartini, mengapresiasi prestasi yang telah dicapai siswa SMPN 4 Mendoyo tersebut.
Ke depannya, apa yang menjadi capaian itu dapat dipertahankan.
Sebab, kemajuan teknologi ternyata tidak melunturkan kecintaan remaja Jembrana untuk mencintai aksara Bali sebagai salah satu warisan budaya leluhur yang adi luhung.
"Semoga semangat mencintai aksara Bali ini tetap terjaga dan tumbuh pada seluruh siswa siswi di Bumi Makepung Tanah Jegog Jembrana," bebernya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/agus-baju-cokelat-saat-menerima-penghargaan-juara-mengetik-aksara-bali.jpg)