Mengapa Orang Tidak Bisa Mengingat Masa Saat Masih Bayi?

Kebanyakan orang dewasa tak bisa mengingat kehidupannya di bawah usia tiga tahun. Kondisi ini disebut sebagai amnesia anak-anak.

Mengapa Orang Tidak Bisa Mengingat Masa Saat Masih Bayi?
Tribun Lampung
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Kebanyakan orang dewasa tak bisa mengingat kehidupannya di bawah usia tiga tahun.

Kondisi ini disebut sebagai amnesia anak-anak.

Pernahkah anak mengingat langkah pertamanya atau perayaan ulang tahunnya yang kedua?

Memori akan peristiwa-peristiwa di tahun awal kehidupan memang samar.

Fenomena ini disebut masa kanak-anak atau infantile amnesia, yaitu berangsur-angsur kehilangan memori dari kehidupan awal hidup.

WHO dan Ilmuwan Khawatir Munculnya Mutasi Baru Virus Corona di Kapal Diamond Princess

Simak Tips Berinvestasi meski Gaji Masih UMR, Bisa Dimulai dengan Rp 5 Ribu

6 Properti Mewah yang Digunakan di Film Korea Parasite, Meja Hingga Bak Sampah Seharga Ratusan Juta

Para psikolog meyakini bahwa amensia anak-anak adalah bagian normal dari perkembangan otak dan memori yang tidak sering diceritakan ulang lama kelamaan akan hilang.

Jika kita membicarakan tentang memori, biasanya kita merujuk pada kemampuan untuk mengingat pengalaman hidup.

Disebut juga dengan memori episodik, hal ini melibatkan bagian otak yang disebut hipokampus, yang belum terbentuk sempurna saat lahir.

"Hipokampus baru siap saat anak berusia 4 tahun dan di usia ini biasanya anak mulai mengingat sesuatu secara konsisten. Makin besar usia anak, makin stabil memorinya," kata pakar neurosains kognitif dan memori, Rachel Elward Ph.D.

3 Sarana Investasi Menguntungkan dan Mudah Buat Para Investor yang Memiliki Modal Kecil

Awas, Ini Kalimat-kalimat yang Bisa Runtuhkan Dunia Anak, Apa Kamu Pernah Mengucapkannya ?

Dari Pisang hingga Buah Naga, 5 Jenis Buah-buahan Ini Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Penyebab lain amnesia pada anak adalah kita tak punya kemampuan untuk membicarakan apa yang kita alami sebelum kita lancar berbicara.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved