Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Liga 1

Peserta Liga 1 Indonesia 2020 Diikuti Klub dari Sabang sampai Merauke

Pada Liga 1 musim lalu, peserta paling barat adalah Semen Padang. Namun, tim itu terdegradasi dan digantikan Persiraja Banda Aceh

Tayang:
Editor: DionDBPutra
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Selebrasi Bali United Juara Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar pada Minggu (22/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM,JAKARTA - Liga 1 2020 resmi bergulir mulai pekan depan. Sebanyak 306 pertandingan akan menghiasi sepak bola kasta tertinggi di tanah air musim ini.

Liga 1 2020 sangat spesial karena diikuti oleh peserta dari Sabang Sampai Merauke, dari ujung barat hingga ke ujung timur Indonesia, Aceh sampai Papua.

“Setelah 12 tahun, akhirnya musim ini mewakili wajah sepak bola Indonesia karena inilah sekarang ada Aceh sampai Papua,” kata Direktur PT LIB, Mayjen TNI (Purn) Cucu Somantri, Senin (24/2/2020).

Pada Liga 1 musim lalu, peserta paling barat adalah Semen Padang. Namun, tim itu terdegradasi dan digantikan Persiraja Banda Aceh yang promosi ke Liga 1.

“Untuk itu, kami akan berusaha membuat kompetisi tahun ini semarak, kompetitif, dan menghibur dibandingkan sebelumnya,” ujar Cucu.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 25 Februari 2020, Virgo Tahan Amarah, Aquarius Keluar dari Zona Nyaman

Bukan Ditunjuk Pelatih atau Pilihan Manajemen, Kapten Borneo FC Dipilih Lewat Voting

Tak Satu Tim Lagi di Kepelatihan Timnas, Indra Sjafri Bantah Tidak Akur dengan Shin Tae-yong

Cucu Somantri menilai semaraknya kompetisi juga dilihat dari pengaturan jadwal yang lebih baik.

Pada musim lalu, kompetisi digelar hanya dalam tempo 221 hari. Sementara kompetisi Liga 1 musim ini akan berlangsung selama 246 hari.

“Artinya, lebih lama dibanding musim lalu. Tim akan memiliki recovery time mencapai 4,78 hari tiap pekannya. Sementara itu, 2019 lalu, recovery time rata-rata hanya sebesar 4,68 hari,” ucapnya.

Dengan fakta demikian, Cucu Somantri optimistis, klub bisa lebih fokus dan maksimal untuk menjaga persaingan antar tim.

“Fakta dan fenomena 2018 kami harap terulang. Juara dan tiga tim yang terdegradasi, baru ditentukan di pekan terakhir,” tutur dia.

Dia memastikan ada alat tambahan komunikasi bagi wasit untuk membantu kinerja mereka.

Dengan demikian, kompetisi musim ini pun bisa berjalan fair dan wasit bisa bersikap tegas dalam mengambil keputusan demi menyukseskan Liga 1 2020.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Setelah 12 Tahun, Akhirnya Ada Peserta dari Aceh Sampai Papua di Liga 1

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved