Jakarta Dikepung Banjir, Anies Baswedan: Lebih dari 200 RW Terdampak
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan jika banjir telah merendam 200 RW dari jumlah RW se-Jakarta yang mencapai 2.738.
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Banjir kembali mengepung sejumlah wilayah di Jakarta.
Hujan deras yang menguyur sejak Senin (24/2/2020) malam hingga Selasa (25/2/2020) menyebabkan banjir.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan jika banjir telah merendam 200 RW dari jumlah RW se-Jakarta yang mencapai 2.738.
Hal itu ia ungkapkan saat melakukan peninjauan ke Pintu Air Manggarai, Jakarta, seperti dikutip dari wawancara live Kompas TV, Selasa (25/2/2020).
"Saat ini jumlah RW yang terdampak dan masih bergerak terus, di atas 200 RW terdampak dari jumlah 2.738 RW di Jakarta," kata Anies.
Sejauh ia mengatakan, fokus pemerintah provinsi membantu korban terdampak dengan
membangun pos pengungsian di wilayah terdampak, pos kesehatan dan kebutuhan pokok masyarakat.
"Jadi kita siapkan di semua tempat. Sekarang konsentrasi penanggulangan bencana berada di masyarakat. Semua sumber daya kita siapkan, ke lapangan semua," tambah Anies.
Ia mengimbau, jika masyarakat membutuhkan bantuan bisa menghubungi kontak telepon di 112.
"Masyarakat yang butuh bantuan kontak kami di 112 atau datang ke kelurahan terdekat," ujar mantan mendikbud ini.
Dikutip dari twitter TMC Polda Metro Jaya, setidaknya lebih dari 40 titik banjir di DKI Jakarta yang terpantau dari dini hari, dengan sebaran merata di seluruh wilayah Jakarta.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gubernur Anies Baswedan: Banjir di Jakarta Hari Ini Rendam Lebih dari 200 RW,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan-saat-beri-pidato-konferensi-pers.jpg)