WNI di Kapal Diamond Princess Diminta Bersabar, Istana Janjikan Segera Evakuasi

Juru bicara presiden memastikan pemerintah akan mengevakuasi mereka sesegera mungkin

WNI di Kapal Diamond Princess Diminta Bersabar, Istana Janjikan Segera Evakuasi
Istimewa
Crew kapal Diamond Princess meminta pemerintah segera memulangkan mereka, terkait penyebaran virus corona di kapal tempat mereka bekerja. 

TRIBUN-BALI.COM- Pemerintah memastikan akan mengevakuasi WNI di Kapal Diamond Princess sesegera mungkin.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman meminta WNI di Kapal Diamond Princess yang menjadi epicentrum baru penyebaran virus corona bersabar.

"Kami berpesan, agar sedikit bersabar karena pemerintah akan menjemput segera. Keputusan politik sudah diambil oleh Presiden Joko Widodo," kata Fadjroel melalui keterangan tertulis, Selasa (25/2/2020).

Ia menambahkan pemerintah tengah menyiapkan langkah-langkah teknisnya, sebagaimana disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Presiden Joko Widodo Harapkan Industri Pariwisata Ambil Peluang di Tengah Wabah Corona  

Korban Virus Corona di China Terus Meningkat, Kini Hong Kong Kekurangan Stok Peti Mati

Otoritas Italia Buru Penyebar Super Virus Corona yang Tewaskan 7 Orang, Prancis Khawatir

Fadjroel juga menambahkan pihak KBRI Tokyo dan Kementerian Luar Negeri sudah berkomunikasi dengan WNI di Kapal Diamond Princess.

Ia juga menyatakan pemerintah telah menyediakan logistik bagi mereka.

Fadjroel memastikan pemerintah memberi perlakuan yang sama antara WNI di Wuhan, China dengan WNI di Kapal Diamond Princess.

"Perlakuan sama terhadap WNI yang terdampak virus corona juga berlaku baik yang di Provinsi Hubei, kapal Diamond Princess, maupun yang berada kapal World Dream," kata Fadjroel.

"Tidak ada seorang pun yang akan ditinggalkan pemerintah. Dan itu keputusan politik yang sudah diambil oleh Presiden Joko Widodo," lanjut dia.

Diberitakan, kru kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama, Jepang, meminta kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk melakukan evakuasi.

Halaman
12
Editor: Huda Miftachul Huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved