Anggaran Kesehatan Hewan di Karangasem Dipangkas Hingga 80 Persen

Anggaran di Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Karangasem dipangkas hingga 80 persen

Anggaran Kesehatan Hewan di Karangasem Dipangkas Hingga 80 Persen
Tribun Bali/Saiful Rohim
Petugas dari Dinas Pertanian Karangasem sedang memberikan vaksinasi ke anjing di Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Selasa (2/4/2019). Anggaran Kesehatan Hewan di Karangasem Dipangkas Hingga 80 Persen 

Anggaran Kesehatan Hewan di Karangasem Dipangkas Hingga 80 Persen

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Anggaran di Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Karangasem dipangkas hingga 80 persen.

Anggaran sebelumnya mencapai Rp 150 juta lebih, kini turun jadi Rp 32 juta.

Pemangkasan anggaran dikarenakan kurangnya keuangan, serta merosotnya pendapatan asli daerah.

Kabid Kepala Bidang Peternakan dan Ksehatan Hewan, Dinas Prtanian, Made Ari Susanta, mengaku kaget saat anggaran di bidang keswan dipangkaas.

Anggaran Rp 32 juta hanya cukup digunakan untuk pertanggungjawabaan kegiatan serta program di Bidang Peternakan dan Kesehatn Hewan.

"Anggaran ini cuma untuk beli alat tulis kantor, dan pertanggungjawaban kegiatan serta program. Anggaran juga dipakai respon cepat saat warga terkena gigitan anjing dan pengiriman sampel,"ungkap Ari Susanta, Rabu (26/2/2020).

Sedangkan untuk pencegahaan penyakit hewan tidak ada dana.

Ditambahkan, untuk proses pencegahan virus ternak, seperti kasus babi mati mendadak, tak ada.

Pihaknya juga tidak menyangka akan ada babi mati mendadak.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved