Breaking News:

Tiga Tahun Lebih Pedagang Pasar Seni Geopark Belum Pernah Ditarik Retribusi

Para pedagang yang berjualan di lantai dasar itu belum pernah membayar retribusi selama lebih dari tiga tahun

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Suasana kios pedagang di Pasar Seni Geopark Batur, Kintamani, Bangli, Bali, Rabu (26/2/2020). Tiga Tahun Lebih Pedagang Pasar Seni Geopark Belum Pernah Ditarik Retribusi 

Tiga Tahun Lebih Pedagang Pasar Seni Geopark Belum Pernah Ditarik Retribusi

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Gembar-gembor ihwal peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangli, nyatanya belum didukung dari segala lini.

Seperti di Pasar Seni Geopark Batur Kintamani.

Para pedagang yang berjualan di lantai dasar itu belum pernah membayar retribusi selama lebih dari tiga tahun.

Pantauan di sekitar, terdapat 12 pedagang yang menjajakan barang dagangannya di lantai dasar Pasar Seni Geopark Batur, Kintamani.

Salah seorang pedagang sekitar bernama Nengah Sudini membenarkan tidak pernah membayar retribusi.

Hal ini dikarenakan belum ada kesepakatan antara dinas dengan para pedagang.

“Karenanya belum bisa membayar (retribusi),” katanya, saat ditemui Rabu (26/2/2020).

Sudini mengatakan besaran retribusi yang ditawarkan Pemkab Bangli sebesar Rp 4 juta setahun.

Diakui jumlah tersebut jauh lebih mahal dibandingkan sebelum selesai pembangunan Pasar Seni Geopark Batur sekitar pertengahan tahun 2014 silam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved