Pelaku Pariwisata Masih Bertanya-tanya, Juknis Pembebasan PHR Belum Jelas

“Yang masih menjadi pertanyaan seperti apakah yang tidak dipungut pajaknya itu adalah wisatawan, atau PHR ini tidak disetorkan ke Pemda" tanya Astawa

Pelaku Pariwisata Masih Bertanya-tanya, Juknis Pembebasan PHR Belum Jelas
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Bali, Putu Astawa 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Bali, Putu Astawa mengapresiasi kebijakan Pemerintah Pusat terkait pemberian insentif untuk pemullihan kepariwisataan nasional, termasuk Bali akibat dampak dari isu Virus Corona.

Insentif yang diberikan antara lain, pertama, yakni diskon tiket pesawat.

Pemerintah akan memberikan subsidi atau stimulus sehingga nanti akan ada penurunan harga tiket pesawat sekitar 30 persen untuk kuota 25 per seat setiap penerbangan, untuk setiap penerbangan di 10 destinasi wisata

Kedua, yaitu pembebasan Pajak Hotel dan Restoran (PHR).

Menengok Yayasan Sayangi Bali, Yayasan Pertama yang Khusus Menampung Anak Telantar

Pemerintah Mungkin Banyak Rapat, Kru dari Bali Sebut di Kapal Diamond Princess Tersisa Hanya WNI

Hari Raya Kuningan, Pemedek Dilarang Bawa Plastik ke Pura Sakenan, SBC Siapkan 1.000 Tote Bag Gratis

Namun, lanjut Astawa, yang disayangkan dari keputusan pemerintah pusat ini adalah antara kebijakan yang dikeluarkan dengan petunjuk teknis sampai saat ini detailnya belum diterima sehingga pelaku pariwisata banyak yang bertanya-tanya mengenai penjelasannya seperti apa.

“Yang masih menjadi pertanyaan seperti apakah yang tidak dipungut pajaknya itu adalah wisatawan, atau PHR ini tidak disetorkan ke Pemda. Ini masih belum jelas teknisnya,” kata Astawa saat ditemui di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Jumat (28/2/2020)

Maka dari itu, pihaknya sangat berharap pemerintah pusat segera bisa menerbitkan petunjuk detailnya sehingga tidak ada lagi pelaku industri pariwisata yang bertanya-tanya.

Maksimalkan Peran Pelabuhan untuk Angkutan Logistik, Pemprov Bali dan Pelindo III Tanda Tangan MoU

Santap Daging Babi Kecap, Warga Langsung Keracunan Massal hanya Dalam Hitungan 3 Jam

KPU Denpasar Bingung Cari Cara Ajak Masyarakat ke TPS Saat Pilkada 2020 Nanti

“Pendistribusian dana Rp 3,3 triliun untuk 10 destinasi itu juga belum jelas. Berapa untuk Bali, bagaimana proporsi pembagiannya,” ujarnya.

Lanjutnya, dalam upaya menjaga citra kepariwisataan sekaligus pemulihan perekonomian Bali ini, selain paket-paket kebijakan yang diterima dari pusat, secara lokal Pemprov Bali  juga tengah merintis rencana percepatan kegiatan-kegiatan infrastruktur, hibah, bansos, dan dana desa. 

Dana itu diarahkan agar bisa cepat disalurkan dengan harapan agar ada perputaran ekonomi.

Jawaban Aice Terkait Aksi Mogok Kerja Para Buruh yang Beredar Luas di Media Sosial

30 Investor Lirik TPA Temesi, Gianyar Mulai Seleksi Teknologi Untuk TPA Temesi

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved