Belajar dari Virus Corona, Mungkinkah Sampel dari Mars Dibawa ke Bumi?

Apa yang bisa dipelajari dari virus corona? Mungkinkah membawa sampel tertentu dari planet merah ini ke Bumi, dan seperti apakah dampaknya?

Belajar dari Virus Corona, Mungkinkah Sampel dari Mars Dibawa ke Bumi?
Google Image
Penampakan Planet Mars. Belajar dari Virus Corona, Mungkinkah Sampel dari Mars Dibawa ke Bumi? 

Belajar dari Virus Corona, Mungkinkah Sampel dari Mars Dibawa ke Bumi?

TRIBUN-BALI.COM - Belajar dari Virus Corona, Mungkinkah Sampel dari Mars Dibawa ke Bumi?

Virus corona SARS-CoV-2 yang mewabah dari China hingga ke seluruh dunia, memberikan inspirasi menarik bagi ilmuwan dalam misi kehidupan di planet Mars.

Kelompok kesehatan masyarakat, seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan US Centers for Disease Control and Prevention masih terus mempelajari virus corona yang kali pertama muncul di kota Wuhan, China pada akhir 2019 lalu.

Para peneliti ini terus memantau penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut dan meneliti cara-cara potensial untuk menghentikannya.

Namun, apa yang bisa dipelajari dari virus corona?

Mungkinkah membawa sampel tertentu dari planet merah ini ke Bumi, dan seperti apakah dampaknya?

Melansir Space, Rabu (26/2/2020), Carl Sagan, astronom Amerika Serikat memberikan pandangan tentang patogen Mars dari bukunya The Cosmic Connection - An Extraterrestrial Perspective yang diterbitkan pada tahun 1973.

Patogen, yakni agen biologis atau penyebab infeksi yang dapat menimbulkan penyakit atau masalah kesehatan lainnya.

"Justru karena Mars memiliki lingkungan yang berpotensi biologis yang besar, ada kemungkinan di planet ini ada patogen, organisme yang mungkin dapat melakukan kerusakan biologis yang besar, yakni wabah Mars," ungkap tulisnya.

Halaman
1234
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved