Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Indonesia

Satu Kapsul Evakuasi Ditempatkan di Bandara I Gusti Ngurah Rai

Pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar kini telah menyiagakan kapsul evakuasi atau isolation chamber

Tayang:
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Petugas KKP Kelas I Denpasar mengecek kapsul evakuasi yang ada di ruang pemeriksaan lanjutan Bandara I Gusti Ngurah Rai. 

TRIBUN BALI.COM MANGUPURA - Pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar kini telah menyiagakan kapsul evakuasi atau isolation chamber khusus untuk penumpang yang mengalami gejala mirip virus novel corona (2019-nCov).

Kapsul evakuasi ini merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI yang diberikan kepada KKP Kelas I se-Indonesia sebagai antisipasi kontak langsung dengan penumpang yang suspect virus corona.

“Jika ada penumpang atau wisman setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan disini (ruang pemeriksaan lanjutan di Bandara) lalu suspect dan perlu di rujuk ke Rumah Sakit. Maka dia kita evakuasi pakai kapsul ini menuju Rumah Sakit rujukan agar tidak menginfeksi petugas,” imbuh Kepala KKP Kelas I Denpasar, dr. Lucky M. Tjahjono.

40 Petugas Medis RS Mitra Keluarga Alami Pilek dan Demam Setelah Berinteraksi dengan Pasien Corona

Ia menambahkan untuk kapsul evakuasi ini tersedia di semua KKP yang ada Bandar Udara dengan penumpang internasional.

Saat disinggung apakah akan ada penambahan kapsul evakuasi di wilayah kerjanya?

Ia mengatakan masih cukup satu kapsul evakuasi saat ini. “Sementara satu yang terpenting adalah mobil ambulan siap untuk evakuasi ke RSUP Sanglah,” imbuhnya.

Pebinor Kirim Pesan Sayang-sayangan pada Istri Orang, Suami Tikam Sang Pebinor Berkali-kali

Kapsul evakuasi ini mirip dengan meja  tandu pasien atau brankar dorong pasien pada umumnya.

Namun yang membedakan yakni terdapat tabung transparan dilengkapi dengan sirkulasi udara.

Selain itu juga dilengkapi empat lubang di kanan dan kiri lengkap dengan sarung pelindung untuk petugas melakukan pemeriksaan tanpa berinteraksi langsung dengan pasien.

Kapsul juga dilengkapi dengan kemampuan tekanan negatif. Artinya, udara yang ada di dalam tidak mengalir ke luar. Namun udara dari luar tetap bisa masuk.

"Pasien aman di dalam dan tidak berisiko menularkan kepada orang lain. Dengan demikian, petugas kita yang menggunakan alat pelindung diri yang lengkap juga aman,” imbuhnya.

Kapsul evakuasi tersebut ditempatkan KKP Kelas I Denpasar di ruang pemeriksaan lanjutan yang berada jauh dari keramaian penumpang dan langsung terkoneksi dengan pintu keluar Bandara.

Sehingga ambulan bisa menjemputnya di airside Bandara begitu pasien tersebut keluar dari ruangan.

Tak hanya itu pada ruangan pemeriksaan lanjutan tersebut juga tertutup dipasangi pendingin ruangan yang hidup terus agar suhu ruangan terjaga.

Selain itu ruangan dipasangi mesin HEPA-UVGI Air Purification System begitu petugas melakukan pemeriksaan lanjutan disana mesin dihidupkan berguna untuk memfilter udara yang ada diruangan agar steril.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved