Breaking News:

Antisipasi Corona, 2 SMP di Denpasar Pakai Alat Deteksi Suhu Tubuh

Jika nantinya terdeteksi suhu tubuh yang tidak normal, sekolah akan segera menghubungi call center 112.

Dok Dinas Pendidikan
Dua SMP di Denpasar menggunakan alat deteksi suhu untuk antisipasi adanya peningkatan suhu tubuh siswa dan guru sebelum masuk kelas, Kamis (5/3/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - SMP Taman Rama Ubung dan SMP Kristen Harapan Denpasar kini menggunakan alat pengukur suhu tubuh. Langkah ini diambil untuk antisipasi penyebaran virus corona.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Wayan Gunawan mengatakan, pihak sekolah sudah sepakat dalam rapat untuk melakukan mitigasi kepada siswa dan guru di masing-masing sekolah.

Mitigasi menggunakan tiga cara, yakni alat deteksi suhu tubuh, disinfektan, dan wastafel.

Penggunaan alat deteksi suhu tubuh untuk mengantisipasi adanya peningkatan suhu tubuh siswa dan guru sebelum masuk kelas.

"Jika nantinya terdeteksi suhu tubuh yang tidak normal, sekolah akan segera menghubungi call center 112. Dari Call 112 akan kontak petugas Damakesmas, kemudian petugas datang untuk melakukan prosesi sesuai SOP," kata Gunawan, Kamis (5/3/2020).

Penyemprotan disinfektan untuk sterilisasi kelas sebelum digunakan siswa dan guru untuk proses belajar-mengajar.

Penggunaan wastafel diperuntukan bagi siswa dan guru pada saat mencuci tangan setiap jam istirahat.

Saat ini, baru dua sekolah yang bisa menerapkan alat pendeteksi suhu tubuh. Sisanya baru menerapkan cuci tangan dan penyemprotan disinfektan. Hal ini kembali pada kemampuan masing-masing sekolah.

“Kalaupun tidak mampu membeli alat pendeteksi ada cara lain yang dapat dilakukan, yaitu dengan mencuci tangan di wastafel dan penyemprotan disinfektan. Untuk sekarang yang menerapkan 74 SMP dan 232 SD di seluruh Kota Denpasar," ujarnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan status keadaan darurat global wabah virus corona. Presiden Joko Widodo juga telah mengumumkan dua warga asal Depok positif terjangkit virus corona.

Pengawasan semakin digencarkan tidak hanya dari pemerintah, bahkan sampai ke sekolah-sekolah. Walikota Denpasar IB Rai Dharma Wijaya Mantra mengeluarkan instruksi untuk melakukan mitigasi virus yang menjadi epidemi di berbagai negara tersebut. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved