Sponsored Content

Berikan Kemudahan Pembayaran Iuran, BPJS Kesehatan Denpasar Gandeng LPD Desa Adat Kesiman

Sebagai langkah awal implementasi Program Agen Instritusi, BPJS Kesehatan Denpasar menggandeng Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kesiman

BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan Denpasar melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan LPD Desa Adat Kesiman, di kantor LPD Desa Adat Kesiman, Denpasar, Bali, Senin (2/3/2020). Berikan Kemudahan Pembayaran Iuran, BPJS Kesehatan Denpasar Gandeng LPD Desa Adat Kesiman 

Berikan Kemudahan Pembayaran Iuran, BPJS Kesehatan Denpasar Gandeng LPD Desa Adat Kesiman

TRIBUN-BALI.COM - Pembayaran iuran yang rutin adalah salah satu bagian pendukung dari prinsip gotong royong yang dijalankan dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

BPJS Kesehatan telah memiliki Kader JKN yang bertugas terjun langsung ke peserta untuk mengingatkan pembayaran iuran dan penyampaian informasi langsung kepada peserta.

Selain Kader JKN, kini BPJS Kesehatan Denpasar kembali melakukan pengembangan untuk turut bertugas terjun langsung ke peserta JKN-KIS sebagai pengingat iuran, yaitu melalui Program Agen Instritusi.

Program Agen Institusi adalah program pengumpulan tunggakan iuran peserta menunggak bekerjasama dengan lembaga keuangan bank atau non bank yang berbadan hukum.

Sebagai langkah awal implementasi Program Agen Instritusi, BPJS Kesehatan Denpasar menggandeng Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kesiman.

Mengawali kerja sama dengan LPD Desa Adat Kesiman, BPJS Kesehatan Denpasar melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama di kantor LPD Desa Adat Kesiman pada Senin (2/3/2020).

Yang menjadi sasaran dari program ini adalah peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) di wilayah Desa Adat Kesiman.

“Sebelum kerja sama ini, LPD Desa Adat Kesiman juga telah melayani pembayaran iuran JKN yang dapat dilakukan melalui aplikasi" kata Kepala LPD Desa Adat Kesiman I Wayan Rayun.

Rayun sangat antusias menyambut kerja sama dengan BPJS Kesehatan Denpasar, karena baginya LPD Desa Adat Kesiman selain bekerja untuk mencari laba, juga ingin tetap menjalankan fungsi sosialnya melalui Program Agen Institusi ini.

“Karena wilayah di Bali untuk setiap desa terbagi menjadi beberapa banjar, maka kami akan melibatkan kelian banjar (pemimpin dari banjar) untuk memudahkan petugas LPD dalam mendatangi peserta menunggak iuran JKN,” ungkap Rayun.

Rayun berharap upaya yang dilakukan LPD Desa Adat Kesiman akan dapat mendukungan keberlangsungan program JKN-KIS yang sangat luar biasa ini.

 “Saya sangat mengapresiasi kerjasama dengan LPD Desa Adat Kesiman yang menjadi Agen Institusi pertama di Kota Denpasar,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Muhammad Ali.

Ali berharap ke depannya semakin banyak kerja sama lainnya, untuk mendukung keberlangsungan program JKN-KIS yang sudah bukan rahasia lagi, jika manfaatnya sudah dirasakan banyak orang.

(*)

Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved