Berita Kota Denpasar

Sosialisasikan Pengurangan Sampah Plastik, DLHK Denpasar Bagi 300 Tas Ramah Lingkungan

Sosialisasi itu gencar dilaksanakan terutama pembeli di pusat perbelanjaan salah satunya pasar rakyat.

Dok Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan
Pembagian 300 tas ramah lingkungan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan di Pasar Ketapian, Sumerta, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali, Jumat (6/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Denpasar  membagikan 300 tas ramah lingkungan di Pasar Ketapian, Sumerta, Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar, Bali, Jumat (6/3/2020).

Pembagian tas ramah lingkungan ini masih dalam rangka sosialisasi pengurangan sampah plastik oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui DLHK berdasarkan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 36 Tahun 2018.

Sosialisasi itu gencar dilaksanakan terutama pembeli di pusat perbelanjaan salah satunya pasar rakyat.

Pohon Beringin Timpa Pura di Banjar Sega Karangasem, Kerugian Ditaksir Capai Rp 2.4 Milliar

One Jelly Drink Championship 2020 Pilih SSB Porba Batubulan Sebagai Penyelenggara

Harapan Penting Teco Jelang Laga Barito Putra Vs Bali United

Pada aksi ini, sekitar 300 tas ramah lingkungan berkantong banyak diberikan kepada pembeli, dengan harapan kedepannya transaksi di pasar rakyat yang ada di Kota Denpasar tidak lagi menggunakan tas plastik, melainkan menggunakan kantong dari bahan yang ramah lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, I Ketut Wisada, menuturkan kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari Perwali Nomor 36 Tahun 2018, tentang program pengurangan sampah plastik di Kota Denpasar.

Sosialisasi sekaligus aksi nyata kali ini dilaksanakan di Pasar Ketapian yang dikenal merupakan salah satu Pasar besar di Kota Denpasar.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga agar mengurangi penggunaan plastik,” ujar Ketut Wisada.

Berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, saat ini penggunaan Tas Ramah Lingkungan di pasar rakyat baru mencapai 54,60 persen, di toko atau warung mencapai 86.15 persen, sedangkan di Supermarket dan Mall di Kota Denpasar sudah mencapai 99,60 persen.

“Oleh karena itu kami tingkatkan dengan cara membagikan Tas Ramah Lingkungan dengan banyak kantong di dalamnya, sehingga mempermudah masyarakat untuk menaruh dan memisahkan barang belanjaan agar tidak tercampur,” terangnya.

Halaman
12
Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved