Breaking News:

Babi Siap Jual Mendadak Mati, Kasus Babi Mati Mendadak di Karangasem Tembus Angka 272 Ekor 

I Kadek Ariana, peternak babi di Banjar Ujung Tengah mengatakan, babi miliknya mendadak mati setelah muncul bintik - bintik merah di tubuh ternak.

Tribun Bali/Saiful Rohim
Warga di Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Bali mengubur bangkai babi yang mati mendadak, Minggu (8/3/2020) pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM  - Kasus babi mati terus merebak di Karangasem.

Terbaru yakni kasus bati mati melanda peternak di Ujung Tengah, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Bali Minggu (8/3/2020).

Lima ekor babi siap dijual mendadak mati. Beratnya diperkirakaan mencapai sekitar 75 - 100 kilo.

I Kadek Ariana, peternak babi di Banjar Ujung Tengah mengatakan, babi miliknya mendadak mati setelah muncul bintik - bintik merah di tubuh ternak.

Babi milik Ariana mati secara bertahap.

Sabtu (7/3/2020) mati seekor, dan sisanya 4 ekor mati Mingguu (8/3/2020) sekitar pukul 05.00 wita.

Babi mati tersebut langsung dikubur.

4 Fakta Pendaki Asal Gianyar Bali Terpeleset ke Jurang di Gunung Batur, Gus Andyka Diduga Kelelahan

Lion Air Terbang ke Banyuwangi, Pilihan Maskapai Rute Jakarta-Banyuwangi Kian Beragam

Cuaca Ekstrem Sabtu Sore, BPBD Kota Denpasar Terima Laporan 6 Titik Banjir dan 1 Tembok Roboh

"Sebelum mati, babi tak mau makan dari tiga hari yang lalu. Di tubuhnya juga dapat bintik - bintik merah,"ungkap Kadek Ariana, Minggu (8/3/2020).

Pihaknya berharap petugas kesehatan hewan (keswan) di Karangasem turun tangan mengatasi masalah kematian babi mendadak yang menimpa para peternak.

Ariana mengaku, memelihara babi sebanyak 9 ekor.

Halaman
1234
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved