Restribusi Naik, Belasan Pedagang Pasar Petang Badung Kembali Mesadu ke Dewan

Mereka datang untuk mengadu ke DPRD Badung terkait masalah restribusi yang sebelumnya mereka keluhkan naik di atas 100 persen.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Belasan Pedagang Pasar Petang saat mengadu terkait restribusi yang naik ke Pimpinan Dewan, Senin (9/3/2020) 

Kata dia sampah maupun listrik dipungut secara terpisah, namun saat ini disatukan sehingga terkesan ada kenaikan. Hanya saja kini ada item biaya WC dan air.

“Tidak ada kenaikan yang signifikan, cuma pola pemungutannya yang berubah menuju sistem online,” ungkap Dirut Made Sukantra saat pertemuan.

Menurutnya kenaikan tersebut, yakni tambahan kewajiban toilet sekitar Rp 2.000 dan air Rp 1.000 per hari. Jadi totalnya sebesar Rp 3.000 per hari.

Dia juga membenarkan pedagang juga dikenakan biaya sewa kios maupun los yang hitungannya per meter per segi, serta biaya lainnya.

“Tapi datanya mohon maaf saya tidak hafal. Lagi pula kenaikan ini sudah disoalisasikan sebelumnya, hanya entah kenapa di tengah perjalanan ada yang mengeluhkan kenaikan tersebut,” kata Sukantara.

Pihaknya pun mengaku tetap akan melakukan arahan dewan, yakni dengan melakukan sosialisasi lagi kepada para pedagang.

“Nanti sekaligus kami akan berikan perinciannya. Masing-masing pedagang itu berbeda (besaran yang harus dibayarkan, red), karena ada yang memiliki lebih dari satu kios,” tandas Sukantra. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved