Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Indonesia

Riwayat Perjalanan PDP Corona yang Dirujuk ke RSHS Bandung, Dari Macau ke Bali, Jogja & Surabaya

Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Corona asal Garut, dirukuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (9/3/2020) dinihari.

Tayang:
Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Rizal Fanany
Petugas menyemprotkan disinfektan di mobil ambulans usai membawa pasien asal Jepang diduga terkena virus Corona di RSUP Sanglah, Denpasar, Selasa (3/3/2020). Kini pasien Jepang itu masih dalam status pengawasan di ruang isolasi. 

TRIBUN-BALI.COM, GARUT – Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Corona asal Garut, dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (9/3/2020) dinihari.

Setelah sebelumnya pasien tersebut sempat masuk ruang isolasi Corona yang ada di RSU dr Slamet Garut

Dilansir via Kompas.com, Wakil Ketua Tim Penanganan Infeksi Emerging Covid-19 Kabupaten Garut, dr Zaini Abdillah mengungkapkan, pasien berjenis kelamin laki-laki tersebut rujukan dari salahsatu klinik di Garut dengan gejala demam tinggi hingga 38 derajat celcius dan sesak nafas.

Pasien tersebut, dirujuk ke RSU dr Slamet Garut pada Minggu (08/03/2020) malam hingga kemudian sempat masuk ruang isolasi bagi pasien Virus Corona yang ada di RSU dr Slamet Garut.

Kemudian, Senin (09/03/2020) dinihari akhirnya pasien dirujuk ke RSHS Bandung.

“Lihat riwayat klinis, perjalanan, riwayat kontak, pasiennya masuk kategori PDP Corona,” jelas Zaini, Senin (09/03/2020).

Melihat riwayat perjalanan pasien, menurut Zaini pasien tersebut memang menetap di Macau.

Dari Macau, ke Bali, Jogja, Surabaya, lalu Garut.

Sebelum sampai ke Garut pada tanggal 1 Maret lalu, dari Macau pasien sempat ke Bali pada tanggal 28 dan tanggal 29 Februari, pasien sempat berkunjung ke Jogja dan Surabaya.

“Memang sebelumnya menetap di Macau, pulang ke Indonesia tanggal 28 Februari, ke Bali dulu lalu tanggal 29 ke Jogja dan Surabaya, kemudian tanggal 1 pulang ke Garut,” katanya.

Menurut Zaini, dari pengakuan pasien, saat di Macau pasien sempat melakukan kontak dengan pasien yang positif corona.

Namun, pasien belum bisa memastikan kapan gejala demam dan sesak nafas mulai dirasakan.

“Di Klinik keluhan pasien adalah demam, batuk dan sesak nafas selama satu hari kemarin, tapi beberapa hari sebelumnya pasien sempat demam dan batuk,” katanya.

Zaini menuturkan, pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap keluarga pasien, terutama mereka yang pernah kontak langsung dengan pasien.

Pihaknya pun, masih berusaha mencari tahu siapa saja yang pernah kontak dengan pasien.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satu PDP Corona Asal Garut Dirujuk Ke RSHS Bandung, Pasien Sempat ke Bali, Jogja dan Surabaya",

(Ari Maulana Karang)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved