Mess Guru SDN 1 Lokasari Karangasem Hangus Terbakar

Mess Guru di SDN 1 Lokasari dilahap si jago merah, atap serta barang berharga terbakar.

Istimewa
Warga sekitar melihat mess guru SDN 1 Lokasari, Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen hangus terbakar, Selasa (10/3/2020) sekitar pukul 22.00 Wita. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Mess Guru di SDN 1 Lokasari, Desa Lokasari, Kecamataan Sidemen, Karangasem, Bali, dilahap si jago merah, Selasa (10/3/2020) pukul 22.00 Wita.

Isi di dalam ruangan  hangus tanpa sisa.

Atap, serta barang berharga terbakar.

Mengingat kobaran api cukup besar, dan sulit dipadamkan.

5 Cara Sederhana Mengatasi Flu

Kisah Tragis Satu Keluarga di Banyuwangi Tewas Seusai Santap Ikan Buntal, Tinggalkan 1 Balita Ini

Ini Gejala Flu Biasa dan Infeksi Virus Corona, Apa Kamu Sudah Tahu ?

Informasi dilapangan, mess guru berukuran 7 x 9 meter ditempati Ni Wayan Niti Swastini (48) asli dari Payangan, Gianyar.
Wanita yang berprofesi sebagai guru ini tinggal bersama suaminya, Ngakan Made Suartika, serta anak ketiga mereka, Ngakan Nyoman Suriawan (15) yang masih duduk dibangku sekolah menengah pertama.
Menurut warga, Wayan Eka, kebakaran diduga terjadi karena penunggu mess lupa mematikan kompor, sehingga peristiwa tidak bisa dihindarkan.
Dimana sekitar pukul 19.30 Wita Nyoman Suartika memasak air di mess.
Beberapa menit kemudian, Swastini ditelepon jika sang keponakan meninggal.
Mendengar berita duka, Swastini bersama suami dan anak tergesa - gesa menuju RS Klungkung untuk melihat jenazah keponakan.
Diduga yang bersangkutan  lupa mematikan kompor, sehingga kobaran api membesar. 
Masyarakat setempat mengetahui kobaran api sekitar pukul 22.00 Wita.
"Pukul 20.00 Wita, remaja sekitar sempat meminta sumbangan untuk membuat ogoh - ogoh ke mess tersebut. Tapi mess dalam keadaan kosong. Tidak ada orang di dalam,"akui Wayan Eka, Rabu (11/3/2020) pagi.
Warga mulai ribut dan panik pukul 22.00 Wita.
Api sempat dipadamkan tapi tak berhasil.
Ditambahkan, pukul 22.29 Wita dirinya langsung menghubungi petugas pemadam Klungkung.
Sampai dilokasi sekitar pukul 22.39 Wita, dengan mengerahkaan  empat mobil pemadam.
Beberapa menit kemudian datang petugas pemadam dari Karangasem ke lokasi dengan 2 unit armada.
"Petugas damkar Klungkung lebih dulu sampai karena jarak lebih dekat.  Petugas Damkar Klungkung langsung memadamkan, dan memutus kobaran  yang hendak menjalar keruangan kelas II serta perpustakaan,"jelasnya.
Api sempat mengenai teras perpustakaan dan teras kelas II, tapi tak parah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem, Nyoman Tari menjelaskan, proses pemadaman baru selesai seekitar pukul 23.55 Wita.
Api muncul dari bangunan mess guru.
Saat itu warga melihat kobaran api sudah besar.
Personil damkar yang dikerahkan sekitar 11 orang, dan 2 unit armada.
"Air yang digunakan untuk memadamkan sekitar 20.000 liter. Dibantu damkar Klungkung, TNI, Polri, dan warga sekitar,"ungkap Tari.
Kerugian materill diperkirakan mencapai ratusan juta.
Mengingat barang berharga yang terbakar.
Seperti sepeda motor, TV, laptop, sertifikat tanah, mesin jahit.(*)
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved