Corona di Indonesia

PHDI Harap Pelaksanaan Tawur Kesanga dan Pawai Ogoh-ogoh Bisa 'Nyomya' Virus Corona

pihaknya nunas atau meminta kepada Ida Pedandan yang muput pelaksanaan tawur yang dipusatkan di Pura Besakih untuk menyelipkan mantra nyomya corona.

Tribun Bali/Wema Satyadinata
Ketua PHDI Bali, Prof I Gusti Ngurah Sudiana. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Terkait mewabahnya virus corona belakangan ini, pelaksanaan Tawur Kesanga dan juga Pangerupukan di Bali berjalan seperti biasa.

Hal tersebut diungkapkan Ketua PHDI Bali, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana saat dihubungi, Kamis (12/3/2020) sore.

Nantinya dalam pelaksanaan Tawur, pihaknya nunas atau meminta kepada Ida Pedanda yang muput pelaksanaan tawur yang dipusatkan di Pura Besakih untuk menyelipkan mantra nyomya corona.

"Nanti Ida Pedanda menyelipkan mantra untuk nyomya corona. Gitu bahasanya, mantranya nyomya corona, agar tidak menyebar di Indonesia supaya dinetralisir dan tidak tersebar," katanya.

Angkut 265 Batang Kayu Sonokeling Secara Ilegal, Zainul Diamankan Satreskrim Polres Jembrana

Mahayastra Akan Bentuk Pelayanan Anti Bunuh Diri, Caranya Curhat Melalui Telepon

Menteri Agama: Jemaah Umroh Indonesia Akan Dipulangkan 15 Maret Mendatang

Sementara saat mengusung ogoh-ogoh pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir.

Hal ini dikarenakan di Bali tidak ada indikasi corona ini menyebar ke masyarakat.

"Di Bali tidak terindikasi yang menyebar dan hanya di rumah sakit saja," katanya.

Akan tetapi pihaknya juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan situasi dan kondisi ini.

Sehingga ia meminta agar masyarakat selalu mengarahkan pikirannya pada hal-hal yang sifatnya spiritual.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved