Breaking News:

Corona di Indonesia

STMIK Primakara Terapkan Kuliah Online Penuh Selama Dua Minggu untuk Antisipasi Covid-19

STMIK Primakara memutuskan untuk meniadakan perkuliahan secara tatap muka guna mencegah ancaman coronavirus desease 2019 (Covid-19).

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Dokumentasi STMIK Primakara
Foto Ketua STMIK Primakara I Made Artana 

Evaluasi tentunya dilakukan dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi penyebaran Covid-19 di Bali.

"Akan kita evaluasi setelah 2 minggu dengan memperhatikan kondisi saat itu," katanya.

Soal kesiapan menjalankan full online learning ini, Artana menegaskan STMIK Primakara baik secara infrastruktur teknologi dan fasilitas pendukung lainnya hingga kesiapan dosen sudah sangat siap.

"Secara infrastruktur dan kesiapan dosen kita pasti siap. Kalau aplikasi memang sudah kita pakai sejak tahun pertama," tuturnya.

Bahkan selama ini STMIK Primakara sejak berdiri pada 2013 lalu hingga saat ini sudah menerapkan blended learning atau kombinasi pembelajaran tatap muka di kelas (offline) dengan pembelajaran online (e-learning).

"Secara rata-rata online learning dilakukan 3 kali pertemuan dari 14 kali pertemuan tiap mata kuliah dalam satu semester," ungkap pria peraih penghargaan Most Outstanding Development Officer dan The Best Development Officer dari JCI Asia Pacific Development Council ini. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved