Corona di Indonesia

Terapkan 'Social Distancing', Wapres Mengaku Lama Tak Jumpa Jokowi

Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin dan jajarannya mulai menerapkan social distancing dengan melakukan konferensi video saat rapat kabinet.

Dok. KIP/Setwapres
Wakil Presiden Maruf Amin saat melakukan video conference dengan Presiden Jokowi, Rabu (18/3/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengaku sudah cukup lama tidak bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

 Hal tersebut dilakukan karena seluruh jajaran kabinet, baik Presiden, Wakil Presiden, serta menteri sedang menjaga jarak fisik satu sama lain dalam rangka mencegah penyebaran virus corona.

"Sejak beberapa lama belum bertemu langsung dengan Pak Jokowi," ujar Ma'ruf dikutip dari siaran KOMPAS TV, Rabu (18/3/2020).

Komunikasi keduanya pun dilakukan melalui sambungan telepon atau konferensi video.

Di Tengah Wabah Corona, Omed-omedan di Sesetan Tetap Digelar, Ini Alasannya

Pemkot Denpasar Terjunkan 8 Armada Semprotkan Disinfektan di Jalan Umum dan Trotoar

Dua Pasien Virus Corona Meninggal di Jateng, Ganjar Pranowo Siapkan 56 Rumah Sakit Rujukan

 "Kami sudah beberapa kali sidang kabinet tapi melalui jarak jauh," lanjut dia.

 Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin dan jajarannya mulai menerapkan social distancing dengan melakukan konferensi video saat rapat kabinet.

Terutama, pasca salah satu menterinya, yakni Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang positif terpapar virus corona.

Wapres Ma'ruf Amin juga mengatakan dirinya sudah mengurangi beberapa kegiatannya terutama yang melibatkan orang banyak.

 "Ya menghindari menerima tamu sejauh mungkin kecuali yang sangat urgent. Kalau rapat dengan berbagai kementerian untuk lakukan koordinasi juga tidak bertatap muka langsung, kami lakukan jarak jauh melalui teleconference," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah menginstruksikan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk melakukan gerakan social distancing.

Beberapa hal yang dilakukan adalah dengan menerapkan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah untuk mencegah penyebaran virus corona lebih masif lagi.

"Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, Minggu (15/3/2020).

Menurut Jokowi, langkah ini perlu dilakukan agar penanganan Covid-19 bisa dilakukan dengan lebih maksimal. "Agar penyebarannya bisa kita hambat dan stop," ujar Kepala Negara. (*)

Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved