Corona di Indonesia

Terkait COVID-19, Menteri Luar Negeri Keluarkan Sejumlah Kebijakan Tambahan

Terkait COVID-19, Menlu Keluarkan Sejumlah Kebijakan Tambahan Seperti Bebas Visa Kunjungan Ditangguhkan Satu Bulan

Terkait COVID-19, Menteri Luar Negeri Keluarkan Sejumlah Kebijakan Tambahan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi - Sebagai upaya preventif merebaknya Virus Corona, setiap penumpang domestik yang tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai dilakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan infrared thermometer gun, Selasa (10/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Menyikapi mengenai perkembangan penyebaran COVID-19 dan kini dinyatakan pandemi statusnya oleh WHO.

Pemerintah terus berupaya mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Seperti Kementerian Luar Negeri menambah kebijakan baru yang mulai berlaku pada tanggal 20 Maret 2020, pukul 00.00 WIB mendatang.

“Mengingat semakin banyak negara yang sudah terjangkit COVID-19, Pemerintah menghimbau dengan sangat agar warga negara Indonesia membatasi bepergian ke luar negeri kecuali untuk kepentingan yang sangat mendesak dan tidak dapat ditunda,” imbuh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (18/3/2020).

Ini 6 Zodiak yang Paling Sulit Memaafkan, Tidak Akan Memberikan Kesempatan Kedua

Kehabisan Hand Sanitizer di Toko ? Ini Cara Membuat Hand Sanitizer di Rumah

Lahir Rabu Pon Pujut, Apa Keistimewaannya?

Ia menghimbau bagi Warga Negara Indonesia yang saat ini sedang bepergian ke luar negeri, diharapkan untuk segera kembali ke Indonesia sebelum mengalami kesulitan penerbangan lebih jauh lagi.

Sejumlah negara saat ini telah memberlakukan kebijakan pembatasan lalu lintas orang.

Oleh karena itu, semua warga negara Indonesia diminta untuk terus mencermati informasi di aplikasi safe-travel atau menghubungi hotline perwakilan RI terdekat.

“Terkait dengan pendatang/travelers orang asing dari semua negara, Pemerintah Indonesia memutuskan bahwa kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK), Visa Kunjungan Saat Kedatangan (Visa on Arrival) dan Bebas Visa Diplomatik/Dinas ditangguhkan selama 1 bulan,” jelasnya.

Oleh karena itu, setiap orang asing yang akan berkunjung ke Indonesia diharuskan memiliki Visa dari Perwakilan RI sesuai dengan maksud dan tujuan kunjungan. 

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved