Berita Kota Denpasar

Jadi Ajang Mulat Sarira, Rai Mantra dan Jaya Negara Ucapkan Selamat Hari Suci Nyepi Caka 1942

Kendati di tengah keprihatinan dengan mewabahnya Virus Corona (Covid-19), yang melanda hampir semua negara seluruh rangkaian Hari Suci Nyepi dapat dil

Humas Pemkot Denpasar
Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra & Wakil Walikota, IGN Jaya Negara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Umat Hindu Bali akan segara memperingati Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1942, seluruh rangkaian yang dimulai dari Pemelastian, Tawur Agung Kesanga, Nyepi dan Ngembak Geni sarad akan makna.

Hari Suci Nyepi yang diperingati setiap tahun sekali pada kali ini jatuh pada 25 Maret mendatang.

Kendati di tengah keprihatinan dengan mewabahnya Virus Corona (Covid-19), yang melanda hampir semua negara seluruh rangkaian Hari Suci Nyepi dapat dilaksanakan dengan khidmat tanpa mengurangi makna, walaupun  jumlah massa yang dibatasi.

Upacara Pemelastian atau Melasti dilaksanakan sebagai wujud penyucian bhuana alit dan bhuana agung sebagai wujud sradha dan bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

Desakan Penundaan Olimpiade 2020 Makin Kencang, Tapi Ada Yang Menggangap Keputusan Itu Terlalu Dini

Hari Ini Pengumuman Hasil SKD CPNS 2019, Bagaimana Cara Mengeceknya?

Kasusnya Sempat Jadi Trending Topic Twitter, Apa itu Gaslighting dan Apa Saja Tanda-tandanya?

Kendati tahun ini disepakati untuk pelaksanaan Melasti Ngubeng, makna yang terkandung didalamnya pun masih kental dan tidak mengubah esensi makna pemelastian.

Dilanjutkan dengan pelaksanaan Tawur Agung Kesanga bertepatan dengan Tilem Sasih Kesanga yang serentak dilaksanakan di Catus Pata Desa, Catus Pata Kabupaten/Kota.

Hal ini dimaksudkan sebagai upaya menetralisir aura negatif yang berada pada palemahan serta nyomya bhuta kala.

Pada Malam Pangerupukan identik dengan Ngarak Ogoh-ogoh, namun berkenaan dengan kewaspadaan dan mitigasi penyebaran Covid-19 maka khusus Kota Denpasar dilaksanakan penundaan.

Pemkab Gianyar Persiapkan Ruangan Khusus Covid-19

Kini Jadi Artis Terkenal, Ternyata Komedian Sule Pernah Jadi Penyiar Radio Setahun Tanpa Bayaran

Pelayanan SIM Keliling Dihentikan Sementara, Pelayanan di Polresta Denpasar Tetap Normal

Sedangkan keesokan harinya merupakan pelaksanaan Hari Suci Nyepi (sipeng) mengawali Tahun caka 1942 dilaksanakan Catur Brata Penyepian yakni, Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan yang semuanya bermakna sebagai ajang penyucian diri dengan mulatsarira.

Pelaksanaan Catur Berata Penyepian ini diakhiri dengan Ngembak Geni yang bermakna penyucian lingkungan sosial melalui Dharma Shanti.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved