Berita Banyuwangi

Banyuwangi Realokasi APBD Rp 21 Miliar, Beli Rapid Test sampai Tambah APD-Ventilator

Kabupaten Banyuwangi merealokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 guna pencegahan dan penanganan virus corona (Covid-19).

haorahman
Rapat koordinasi bersama seluruh Forum Komunikasi Pimpindan Daerah (Forkopimda), Senin (23/3/2019). 

"Tentu tidak semua warga dilakukan tes corona. Juga alat-alat lain yang sangat diperlukan tenaga medis sebagai pejuang di garis depan, terima kasih kita untuk para tenaga medis,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono merinci anggaran tersebut berasal dari empat pos, yakni APBD dari Dinas Kesehatan, RSUD Blambangan, RSUD Genteng, dan Belanja Tidak Terduga (BTT). 

”Pemkab Banyuwangi juga telah mencadangkan dana  BTT sebesar Rp 5 miliar untuk berjaga-jaga bila dibutuhkan. Semua fokus untuk penanganan covid 19," kata Rio, sapaan akrabnya.

Rio menambahkan, saat ini di Banyuwangi telah ada 32 bed isolasi. Dengan realokasi anggaran, diperkirakan ada penambahan 19 bed lagi, jadi total 51 bed.

"Ventilator juga akan tambah, sekitar 25 ventilator akan disiapkan," jelas Rio.

Hingga Senin (23/3/2020), terdapat 54 ODP di Banyuwangi, pasien dalam pengawasan (PDP) 0 orang, dan positif corona 0 orang. (*)

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved