Saat Ini, Perhatian Masyarakat Dunia Terfokus pada Negara Tiongkok dan Amerika Serikat

Covid-19 menyebar bagaikan kebakaran hutan pada musim kemarau. Jumlah kasus positif virus Covid-19 tumbuh secara eksponen

Dok ist
Ilustrasi bersatu melawan Covid-19 

Oleh Gou Haodong, Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Covid-19 menyebar bagaikan kebakaran hutan pada musim kemarau. Jumlah kasus positif virus Covid-19 tumbuh secara eksponensial.

Setiap negara sedang berjuang melawan wabah ini dan beberapa di antaranya sedang melakukan “perang” yang sangat sengit terhadap wabah ini.

Ekonomi global mungkin akan menghadapi tantangan paling berat sejak Depresi Besar pada 1930-an. Masyarakat seluruh dunia khawatir.

Pada saat yang sama, media sosial penuh dengan ungkapan atau pernyataan yang bernada sindiran, serangan, makian, dan bahkan kebencian.

Pernyataan-pernyataan tersebut menyebar dan menjadi semakin keras, tak terkecuali di Amerika Serikat dan Tiongkok, yang merupakan dua negara ekonomi raksasa dunia.

Tentu saja hal itu sangat mengkhawatirkan masyarakat dunia.

Sementara itu, ada satu suara lain yang selalu menggema, yang saya sebut sebagai suara diam. Suara ini datang dari dalam benak masyarakat seluruh dunia yang menyerukan kerja sama Tiongkok dan Amerika Serikat.

Sebagai seorang diplomat Tiongkok, setengah dari kehidupan saya, saya telah mengabdi untuk bidang diplomasi negara Tiongkok.

Selama ini, saya telah ditugaskan di luar Tiongkok selama lebih dari 20 tahun dan akan pensiun beberapa saat lagi.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved