Dampak COVID-19, Cathay Pacific Mengurangi Kapasitas Penumpang Hingga 96 Persen Pada April dan Mei

Cathay Pacific dan Cathay Dragon akan mengurangi kapasitas penumpang di seluruh jaringannya sebesar 96 persen

Dampak COVID-19, Cathay Pacific Mengurangi Kapasitas Penumpang Hingga 96 Persen Pada April dan Mei
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana Airside Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Senin 23 Maret 2020 sore. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, HONGKONG - Cathay Pacific dan Cathay Dragon akan mengurangi kapasitas penumpang di seluruh jaringannya sebesar 96 persen pada bulan April dan Mei 2020 mendatang.

Hal ini sehubungan dengan penurunan permintaan yang signifikan akibat pandemi COVID-19 dan beberapa pembatasan perjalanan oleh pemerintah yang merupakan bagian dari rencana respons kesehatan global.

Seperti yang diumumkan sebelumnya, Cathay Pacific dan Cathay Dragon akan mengurangi jadwal operasional untuk pesawat penumpang pada bulan April dan Mei, meskipun demikian, kapasitas pesawat kargo tetap beroperasi normal.

“Kemampuan kami untuk bertahan di tengah pengurangan frekuensi penerbangan akan tergantung pada jumlah penambahan pembatasan perjalanan yang diberlakukan oleh pemerintah di seluruh dunia yang selanjutnya akan berdampak pada berkurangnya jumlah penumpang,” Cathay Pacific Chief Customer and Commercial Officer, Ronald Lam, Kamis (26/3/2020) melalui keterangan tertulisnya.

Penyeberangan Pelabuhan Padang Bai Karangasem Masih Sepi

Pasien Yang Sempat Dikira WN Ukraina di Tebesaya Akhirnya Dijemput Satgas Covid-19 Gianyar

Ini Tips dari Agus Nova untuk Cegah Covid-19

Cathay Pacific akan mengoperasikan tiga penerbangan per minggu ke 12 tujuan yakni London (Heathrow), Los Angeles, Vancouver, Tokyo (Narita), Taipei, New Delhi, Bangkok, Jakarta, Manila, Kota Ho Chi Minh, Singapura dan Sydney.

Sementara Cathay Dragon akan mengoperasikan tiga penerbangan per minggu ke 3 tujuan: Beijing, Shanghai (Pudong), dan Kuala Lumpur.

"Sebagai maskapai penerbangan yang berbasis di Hong Kong, penting bagi kami untuk terus menyediakan jaringan penumpang dan kargo ke dan dari hub Hong Kong. Karena itu, kami akan berusaha untuk mempertahankan jumlah penerbangan yang terbatas ke dan dari tujuan utama di jaringan kami untuk memastikan penerbangan-penerbangan utama ini tetap berjalan normal,” jelasnya.

Meskipun jaringan kargo kami tetap berjalan normal, kami juga meningkatkan kapasitas kargo dengan menyediakan layanan charter dan mengoperasikan layanan penumpang tertentu yang telah ditangguhkan khususnya untuk pengiriman udara agar memenuhi permintaan pelanggan kargo.

“Kami perlu mengambil langkah-langkah sulit yang tegas karena skala tantangan yang dihadapi industri penerbangan global saat ini belum pernah terjadi sebelumnya. Kami tidak punya pilihan selain mengurangi kapasitas penumpang secara signifikan karena pembatasan perjalanan semakin mempersulit pelanggan untuk melakukan perjalanan dan hal tersebut menyebabkan permintaan menurun secara drastis,” tutur Ronald Lam.

Cathay Pacific adalah perusahaan yang tangguh.

Meskipun kedepannya kami akan lebih banyak menghadapi tantangan, kami tetap percaya diri mengenai masa depan perusahaan secara jangka panjang, Hong Kong sebagai hub kami dan kemampuan kami untuk berkembang di Asia Pasifik.

Cathay Pacific dan Cathay Dragon membebaskan biaya pergantian jadwal, pergantian destinasi, dan pembatalan.

Untuk detailnya, silakan kunjungi situs web di  https://www.cathaypacific.com/cx/en_HK/travel-information/travel-preparation/travel-advisories/covid-19-refunds-and-ticket-changes/refunds.html. .(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved