Perempuan Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Rumah Bedeng Jembrana, Satgas Covid-19 Langsung Evakuasi

Seorang perempuan paruh baya, Ni Ketut Widarmi (55), ditemukan meninggal dunia di rumahnya.

Perempuan Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Rumah Bedeng Jembrana, Satgas Covid-19 Langsung Evakuasi
Istimewa
Satgas Covid-19 Jembrana diterjunkan untuk melakukan evakuasi pada Ni Ketut Widarmi yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Seorang perempuan paruh baya, Ni Ketut Widarmi (55), ditemukan meninggal dunia di rumahnya.

Widarmi ditemukan tergeletak di sebuah rumah bedeng miliknya di Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali,  Kamis (26/3/2020) sekitar pukul 06.30 Wita.

Widarmi awalnya ditemukan oleh tetangganya yang sowan ke rumahnya.

Atas hal ini, Satgas Covid-19 pun diterjunkan untuk melakukan evakuasi pada korban.

Kapolsek Gilimanuk, AKP I Gusti Nyoman Sudarsana mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Siti Nurhotimah (34).

Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban hanya diketahui memiliki riwayat penyakit, yakni hipertensi dan diabetes.

"Korban ditemukan oleh tetangganya yang melaporkan kejadian ke RT dan diteruskan ke kami," ucapnya saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp.

Sudarsana menuturkan, mengenai evakuasi korban yang dilakukan dengan menerjunkan Satgas Covid-19 dikarenakan sesuai prosedur setiap orang yang meninggal atau penemuan mayat baik di rumah atau di luar rumah, ditangani oleh petugas Covid-19.

Atas prosedur ini, warga diimbau tidak panik.

Sebab, menurut keterangan Bidang Kesehatan Jembrana, korban tidak mengalami gejala yang mengarah pada Covid 19.

"Menurut Kabid Kesehatan Jembrana tidak ditemukan tanda-tanda Covid 19. Sebab, beberapa tahapan yang mengarah pada Covid tidak ada pada korban. Seharusnya kalau Covid 19 menurut Kabid ada beberapa gejala tidak spontan langsung meninggal," ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa korban akan disemayamkan di pemakaman umum atau kuburan Nasrani di Gilimanuk.

Dan akan disemayamkan sekitar pukul 15.00 Wita dengan jumlah jemaah sekitar 20 orang. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved