Corona di Bali

Cegah Semakin Mewabahnya Covid-19, Ribuan Pinandita di Klungkung Diimbau Serentak Suarakan Bajra 

Ribuan pinandita di Klungkung di imbau untuk secara serentak berdoa dan menyuarakan bajra di masing-masing merajan

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ketua PHDI Klungkung I Putu Suarta 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Ribuan pinandita di Klungkung diimbau secara serentak berdoa dan menyuarakan bajra di masing-masing merajan, Senin (30/3) sekitar pukul 18.30 Wita.

Upaya secara niskala ini, untuk mencegah semakin mewabahnya virus corona di seluruh penjuru dunia.

Ketua PHDI Klungkung I Putu Suarta menjelaskan, saat ini masyarakat semakin diresahkan dengan mewabahnya virus corona.

Terlebih di Indonesia, jumlah kasus warga positif corona, kian hari kian meningkat.

Ramalan Zodiak Besok 30 Maret 2020, Sagitarius Alami Hal Tak Terduga, Leo Jangan Ragu Berekspresi

Drama Korea Terbaru yang Segera Tayang di Netflix, Ada Kisah Romantis dan Detektif Polisi

Ratusan WNI ABK MSC Seaview dari Brazil Tiba di Bali

Selain menempuh jalur sekala dengan mengikuti kebijakan pemerintah, sesuai keyakinan di Bali pencegahan wabah penyakit juga dilakukan secara niskala. 

Terlebih Sabtu (28/3/2020) ada pertanda alam, berupa runtuhnya murda candi bentar di Pura Besakih kerena tersambar petir.

Bagi masyarakat Bali, hal ini diyakini sebagai suatu pertanda yang kurang baik.

"Bagi kami masyarakat Bali, tidak ada salahnya meyakini itu dan menjalankan upaya niskala untuk mencegah wabah corona ini," ungkap Ketua PHDI Klungkung I Putu Suarta, Minggu (29/3/2020).

PHDI Klungkung pun mengeluarkan imbauan, agar seluruh umat menghaturkan banten pejati di Sanggah Kemulan.

Lalu para Pinandita (pemangku) di Klungkung agar secara serentak membunyikan bajra dari merajan masing-masing, Senin (30/3/2020) sekitar pukul 18.30 Wita.

Sembari para pinandita dan seluruh umat diminta melantunkan doa, demi kesalamatan alam semesta dari mewabahnya virus Corona atau Covid-19.

"Kepada para pinandita dari pemangku, eka jati agar secara serentak bersama-sama menyuarakan bajra dan melantunkan doa dari merajan masing-masing. Dengan harapan, suara bajra serta lantunan doa membuat suasana hening dan damai. Alam semesta agar terhindar dari segala bentuk wabah dan penyakit seperti saat ini," ungkap Putu Suarta.

Ia menjelaskan, saat ini di Klungkung sendiri terdapat ribuan pinandita.

Diharapkan kedepannya tidak hanya di Klungkung, seluruh umat di Bali termasuk pinandita dan pandita untuk dapat serentak mendoakan keselamatan alam semesta. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved