Corona di Bali

Pembatasan Jam Operasional, Toko Modern di Tabanan Hanya Boleh Buka 6 Jam

Hanya boleh buka 6 jam, pemkab batasi jam operasional toko modern di seluruh Tabanan

Tribun Bali/ I Made Argawa
Ilustrasi. Seorang warga tampak baru keluar dari toko modern bersama anaknya. Pembatasan Jam Operasional, Toko Modern di Tabanan Hanya Boleh Buka 6 Jam 

Pembatasan Jam Operasional, Toko Modern di Tabanan Hanya Boleh Buka 6 Jam

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Setelah pembatasan jam operasional pasar tradisional, Pemkab Tabanan kini membatasi jam operasional toko modern di seluruh Tabanan, Bali.

Seluruh toko modern hanya akan buka selama 6 jam.

Jam operasional seluruh toko modern yang ada di Kabupaten Tabanan ditetapkan mulai pukul 11.00 Wita sampai 17.00 Wita.

Instruksi ini berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyampaikam hal tersebut saat video conference bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Tabanan dan jajarannya, di Tabanan Command Center Kantor Kominfo Tabanan, Tabanan, Bali, Sabtu (28/3/2020). 

Bupati Eka menegaskan, guna mencegah berkumpulnya banyak orang di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian yang sangat rentan terpapar virus Corona (Covid-19), menginstruksikan jam operasional seluruh toko modern yang ada di Kabupaten Tabanan ditetapkan dari pukul 11.00 - 17.00 Wita, sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Hal ini sebagai langkah antisipasi dan tindakan preventif untuk keselamatan seluruh masyarakat.

Bupati Tabanan mohon permakluman seluruh pihak, karena pencegahan wabah ini memerlukan kerja sama dan kesadaran bersama.

“Kami mohon permakluman seluruh pihak agar ikut berupaya mencegah penyebaran virus Covid-19. Langkah ini merupakan langkah preventif yang kami harap bisa memberikan hasil maksimal, dan kami akan segera membuat keputusan secara resmi,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Eka juga mengatakan agar toko modern wajib menyediakan penyemprotan disinfektan yang aman untuk tubuh serta hand sanitizer di depan pintu masuk toko yang bisa digunakan untuk pembeli ketika akan memasuki toko modern, serta membuat tanda batasan jarak antara pengunjung toko. 

"Seluruh petugas dan masyarakat juga agar selalu memperhatikan kesehatan diri, seperti selalu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan antiseptik dan sejenisnya, serta menggunakan hand sanitizer," imbaunya. 

Kemudian, kata dia, pasar kodok/OB, dengan aktivitas jual-beli pakaian bekas yang didatangkan dari luar, ditetapkan ditutup sementara sampai dengan kondisi benar-benar aman, sehingga mampu meminimalisir perkembangan Covid-19, sekaligus untuk memutus mata rantai virus Corona. 

“Gunakan alat pelindung diri, yang penting ada selop tangan, ada masker, dan tersedia tempat cuci tangan di pasar-pasar maupun di toko-toko modern,” jelas Bupati Eka.

(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved