Pelinggi Pura Tuguan Terbakar

Pura Tuguan Terbakar, Keluarga: Ini Peringatan, Harus Meningkatkan Sradha Bakti Kepada Tuhan

Keluarga pemangku Pura Tuguan menyikapi terbakarnya pelinggih pura sebagai peringatan agar meningkatkan Sradha dan Bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Kondisi Pura Tuguan setelah terbakar, Minggu (29/3/2020). Pura Tuguan Terbakar, Keluarga: Ini Peringatan, Harus Meningkatkan Sradha Bakti Kepada Tuhan 

Pura Tuguan Terbakar, Keluarga: Ini Peringatan, Harus Meningkatkan Sradha Bakti Kepada Tuhan

Laporan Wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Keluarga pemangku Pura Tuguan yang terbakar Minggu (29/3/2020) siang, menyikapi terbakarnya pelinggih pura sebagai peringatan agar meningkatkan Sradha dan Bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Ya ini kami sikapi sebagai bentuk agar lebih waspada, apalagi dengan keadaan situasi saat ini ada wabah Covid-19 pandemi global, kita harus meningkatkan Sradha Bakti kepada Tuhan YME," ungkap pria yang enggan disebut namanya itu, kepada Tribun Bali.

Keluarga Pemilik Sebut 3 Pelinggih Terbakar Serentak di Kesiman Baru Pertama Kali Terjadi

Kebakaran Pura Tuguan Kesiman Diduga Korsleting Listrik, Kini Sudah Dipasangi Garis Polisi

Kebakaran di Pura Tuguan, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Apakah akan dilakukan persembahyangan setelah musibah ini, pihaknya menuturkan akan mengumpulkan anggota keluarga pemilik pura.

Sedangkan sore ini, akan dilakukan kerja bakti bersama membersihkan pura dari puing-puing yang terbakar.

"Kita akan berkumpul dulu, sore ini bersih-bersih, terkait persembahyangan akan diputuskan nanti," kata dia.

(*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved