Corona di Bali

Dinkes Klungkung Lakukan Rapid Test Bagi Orang Dalam Pemantauan

Setiap ODP di Klungkung menerima surat dari Dinas Kesehatan, dan diarahkan menjalani rapid test

Dok
Dinas Kesehatan melakukan rapid test terhadap ODP (Orang Dalam Pemantauan) di Gor Swecapura Gelgel, Klungkung, Bali, Rabu (1/4/2020). Dinkes Klungkung Lakukan Rapid Test Bagi Orang Dalam Pemantauan 

Dinkes Klungkung Lakukan Rapid Test Bagi Orang Dalam Pemantauan

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Dinas Kesehatan Klungkung, Rabu (1/3/2020), mengadakan rapid test bagi seluruh orang dalam pemantauan Covid-19 di Gor Swecapura, Klungkung, Bali.

Setiap ODP di Klungkung menerima surat dari Dinas Kesehatan, dan diarahkan menjalani rapid test.

Rapid test tersebut dilakukan untuk mengindetifikasi dan melakukan pencegahan lebih awal terhadap warga jika ada yang diindikasi positif.

"Dinas Kesehatan hari ini melakukan rapid test kepada orang dalam pemantauan Covid-19. Rapid test dilakukan di Gor Swecapura. Kalau ada yang mengarah positif, maka akan ada uji lab lagi ke Jakarta. Setelah ada hasil, nanti Satgas Provinsi yang akan mengumumkannya,” jelas Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klungkung, I Gede Putu Winastra, Rabu (1/4/2020).

Sementara hingga Selasa (31/3/2020), ada 2 pasien dalam pengawasan lainnya yang diisolasi di RSUD Klungkung.

Seorang PDP merupakan pria berusia 55 tahun, asal Kecamatan Klungkung, dengan keluhan mengalami pneumonia.

Sementara satu orang lagi, merupakan mahasiswi dengan riwayat perjalanan ke daerah transmisi lokal Covid-19.

"Keduanya sempat mengalami demam tinggi sampai lebih dari 38 derajat celcius. Setelah dilakukan rapid test, keduanya negatif Covid-19. Namun kondisi kesehatannya terus kami pantau," ungkap Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klungkung I Gede Putu Winastra, Rabu (1/4/2020).

Winastra juga menjelaskan, saat ini APD di RSUD Klungkung sangat terbatas.

Saat ini terus ada koordinasi antara RS dan Dinkes.

Sehingga jika terjadi kekurangan, langsung dapat diberikan tambahan.

Terkait kesiapan anggaran penanganan Covid-19, Winastra mengatakan saat ini sudah diupayakan revisi anggaran di Dinas Kesehatan.

Dinkes Klungkung sudah mengajukan kebutuhan anggaran Rp 1,1 miliar, dan sementara bisa dipenuhi dengan melakukan sejumlah pergeseran kegiatan di Diskes.

(*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved