Isu Tunda Bayar Pajak Kendaraan & Perpanjang STNK Selama Darurat Covid-19, Ini Kata Pihak Polda Bali

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengumumkan bahwa masyarakat bisa menunda pembayaran pajak kendaraan dan perpanjangan STNK sampai tanggal 29 Mei

Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Situasi di Kantor Samsat Denpasar pada Kamis (2/4/2020) pagi. Masyarakat terlihat berbondong bondong mengurus surat-surat kendaraan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengumumkan bahwa masyarakat bisa menunda pembayaran pajak kendaraan dan perpanjangan STNK sampai tanggal 29 Mei 2020.

Hanya saja, kebijakan ini belum bisa diterapkan di Provinsi Bali lantaran pihak Kepolisian masih berkoorinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan menunggu peraturan gubernur Bali (Pergub).

"Itu kan baru globalnya. Masing-masing wilayah yang menentukan. Kami disuruh menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Dispenda Karena kan kalau pajak kendaraan itu di APBD daerah masing-masing, " kata Kasi STNK Subditregident Ditlantas Polda Bali, Kompol I Nyoman Nuryana Kamis (2/4/2020)

Saat ini, kata Nuryana, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali bersama Polda Bali sedang mengkaji apakah kebijakan tersebut akan diberlakukan di Bali atau tidak.

Satu ODP Mengarah Positif Covid-19 Saat Dilakukan Rapid Test di Gor Swecapura Klungkung

Prakiraan Cuaca Tiga Hari Kedepan, Wilayah Bali Masih Berpotensi Turun Hujan

PDAM Denpasar Berikan Perpanjangan Batas Waktu Pembayaran Air, Tak Ada Keringanan Bagi Pelanggan

"Sekarang tetap biasa pembayarannya, nanti kalau sudah ada pergubnya (peraturan  gubernur) baru nanti kami laksanakan," kata Nuryana

Informasi penundaan pembayaran pajak kendaraan dan perpanjangan STNK itu tersebar di akun instagram resmi Polri @divisihumaspolri pada Selasa (1/4/2020) kemarin.

Informasi ini pun sempat viral dan mendapat banyak respons dari masyarakat.

Bahkan, sebelumnya akun instagram resmi Ditlantas Polda Bali kemarin sempat ikut mengunggah ulang postingan dari Divisi Humas Polri, hanya saja, sejam kemudian, postingan tersebut dihapus lantara di Bali belum diberlakukan.(*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved