Pemkab Gianyar Tetap Batasi Jam Buka Pasar, Sebut Kepadatan Terjadi karena Belum Dapatkan Informasi

Sejak Pemkab Gianyar menerapkan pembatasan jam buka pasar, dari pukul 07.00 Wita sampai 14.00 Wita, terjadi kepadatan pengunjung pasar.

Istimewa
Masyarakat tampak memadati Pasar Umum Gianyar di tengah pandemi Covid-19, Rabu (1/4/2020) 

TRIBUN –BALI.COM, GIANYAR – Sejak Pemkab Gianyar menerapkan pembatasan jam buka pasar, dari pukul 07.00 Wita sampai 14.00 Wita, terjadi kepadatan pengunjung pasar.

Satu di antaranya Pasar Umum Gianyar.

Meski demikian, Pemkab Gianyar tetap kukuh memberlakukan sistem ini.

Sekda Gianyar, Made Gde Wisnu Wijaya, Kamis (2/4/2020) membenarkan terjadinya kepadatan di pasar, pasca pihaknya menerapkan pembatasan jam buka.

Meski demikian, pihaknya akan tetap membatasi jam buka, hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Gianyar.

“Tetapi kita batasi jam bukanya sesuai surat edaran,” ujarnya.

Beredar Video Viral Diduga Korban Covid-19, Ketua Satgas Covid-19 Gianyar Sebut Tidak Ada Laporan

Mengeluh Sepi Pembeli, Beberapa Pedagang di Pasar Badung Memilih Tutup Lebih Awal

Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19, Bantuan Dermawan Mengalir ke RSUD Sanjiwani

Menurut Wisnu, kepadatan ini akan berakhir seiring berjalannya waktu, ketika masyarakat sudah bisa beradaptasi dengan situasi.

Dia menilai, kepadatan ini terjadi karena masyarakat belum mengetahui jam buka tutupnya.

“Kepadatan (terjadi) karena belum semua pembeli mengetahui jam buka tutupya. Semoga besok sudah tidak ada lagi penumpukan,” harapnya.

Dalam menjamin kesehatan masyarakat yang datang ke pasar, pihaknya akan segera memasang ruang steril dan tempat mencuci tangan di pasar.

“Kita akan segera pasang ruang steril dan cuci tangan di pasar,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved