Tercatat 22 Nyawa Melayang Karena Kecelakaan Lalu Lintas di Tabanan, 43 Kasus Selama Tiga Bulan

selama tiga bulan terakhir angka lakalantas mencapai 43 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 22 jiwa.

dok/ist
ILUSTRASI Suasana di lokasi kecelakaan lalu lintas di Banjar Blanban, Desa Petiga, Kecamatan Marga, Tabanan, Jumat (17/1) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di wilayah hukum Polres Tabanan di awal tahun 2020 terbilang tinggi.

Sebab, selama tiga bulan terakhir angka lakalantas mencapai 43 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 22 jiwa.

Banyak faktor penyebab angka lalulintas di Kabupaten Tabanan masih tinggi salah satunya kelalaian pengendara.

"Dalam tiga bulan terakhir, ada 43 kasus lakalantas yang terjadi. Dari jumlah kasus tersebut korban meninggal dunia sebanyak 22 jiwa dan 51 korban mengalami luka ringan," kata Kasatlantas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wila Indrayani, Kamis (2/4/2020).

Perumda Pasar Denpasar Sebut 20 Persen Pedagang di Pasar Memilih Tutup, Kunjungan Turun 50 Persen

Beredar Video Viral Diduga Korban Covid-19, Ketua Satgas Covid-19 Gianyar Sebut Tidak Ada Laporan

Dia menyebutan, peningkatan jumlah kecelakaan ini dialami oleh pengendara yang berprofesi sebagai karyawan, pelajar serta masyarakat umum.

Dari 43 kasus tersebut, lebih banyak diawali dari pelanggaran pengendara. Dan yang mendominasi adalah kecelakaan tunggal (Out of Control).

Selain itu, lanjut dia, tingginya angka kecelakaan juga disebabkan oleh banyak faktor. Diantaranya seperti mulainya bertambah populasi kendaraan baru, kerusakan jalan, dan masih minimnya kesadaran dari pengendara atau pengemudi untuk mematuhi rambu lalulintas.

Kerugian material yang ditimbulkan selama tiga bulan terakhir ini senilai Rp 71.5 Juta lebih.

"Dominan dari kelalaian pengendara selama ini," ungkapnya.

Iptu Wila melanjutkan, upaya yang dilakukan jajaran Satlantas Polres Tabanan adalah gencar melakukan sosialisasi baik melalui media sosial, elektronik maupun konvensional serta sosialisasi ke sekolah, terminal, perkantoran maupun tempat ibadah, serta tempat umum lainnya.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved