Masih Ada Wisatawan Bandel Kunjungi Pantai Kuta, Desa Adat Pasang Portal di Akses Masuk

Pemasangan portal ini agar tidak ada wisatawan bandel yang masuk ke Pantai Kuta

Foto istimewa screen capture dari facebook
Suasana pemasangan portal bambu di akses masuk Pantai Kuta, Badung, Bali. Masih Ada Wisatawan Bandel Kunjungi Pantai Kuta, Desa Adat Pasang Portal di Akses Masuk 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Sejak diberlakukannya kebijakan penutupan sementara objek wisata dan diperpanjang hingga 21 April 2020 mendatang, masih ada wisatawan yang nekat mengunjungi objek wisata.

Sejumlah wisatawan masih bandel dan tetap mengunjungi objek wisata, khususnya Pantai Kuta, baik untuk surfing maupun sekadar menikmati suasana pantai.

"Karena anggota terbatas untuk melakukan pemeriksaan di pantai, makanya kami pasang portal. Soalnya banyak yang masih melanggar," ungkap Bendesa Adat Kuta I Wayan Wasista, Jumat (3/4/2020).

Pemasangan portal ini agar tidak ada wisatawan bandel yang masuk ke Pantai Kuta.

Penutupan menggunakan media bambu dipasang di 40 titik akses masuk ke Pantai Kuta.

Akses masuk Pantai Kuta dipasangi bambu sepanjang Jalan Pantai Kuta hingga batas ke Pantai Legian.

Sementara akses masuk utama yang ada di sebelah selatan Hard Rock Café Bali hanya ditutup menggunakan barrier atau pembatas jalan.

"Kalau yang tetap dibuka itu di akses utama. Soalnya, itu satu-satunya akses bagi petugas yang melakukan patroli di sepanjang pantai itu. Sementara akses lainnya khusus yang dari jalan raya sudah ditutup semuanya dengan bambu itu. Sebaliknya, kalau akses yang berbatasan langsung dengan Pantai Legian itu tidak ditutup," jelas Wayan Wasista.

Ia berharap dengan melakukan pemasangan portal ini dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat maupun wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

"Kami ini menjalankan surat itu (surat edaran gubernur dan bupati Badung), tapi kenyataan di lapangan masih ada yang melanggar. Makanya kami sekalian saja portal menggunakan bambu, semoga bisa dimengerti wisatawan," tegasnya.

(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved