Corona di Indonesia

Dampak Wabah Corona, 1.500 Hotel Tak Beroperasi, Karyawan Terancam Tak Dapat Pemasukan

Ribuan hotel ini tutup lantaran tidak mendapatkan pemasukan karena merebaknya wabah Covid-19.

Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyebut sebanyak 1.500 hotel di seluruh Indonesia tak lagi beroperasi.

Ribuan hotel ini tutup lantaran tidak mendapatkan pemasukan karena merebaknya wabah Covid-19.

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Rainier H Daulay mengatakan dengan ditutupnya hotel-hotel tersebut, ribuan karyawan terancam tidak mendapatkan pemasukan.

"Kalau satu hotel 100 karyawan ya hitung-hitung saja berapa (karyawan yang dirumahkan)," kata dia saat dihubungi, Sabtu (4/4/2020).

Ini Spesifikasi & Kelebihan Mobil Nissan GT-R yang Mengalami Kecelakaan Milik Wakil Jaksa Agung

Pemprov Bali Lakukan Rapid Test Semua Pendatang yang Masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk

Saddil Ramdani Terancam Posisinya di Bhayangkara FC Setelah Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

 Selain karyawan yang terbengkalai, perusahaan juga akan gigit jari karena merugi total.

Namun di tengah kondisi ini, pemerintah pusat melalui menteri terkait dinilai tidak melakukan tindakan terkait meruginya para pengusaha hotel.

Seharusnya, pemerintah memberikan bantuan berupa peringanan biaya pajak bagi pengusaha yang bergerak di bidang perhotelan.

"Seharusnya pajak-pajak tidak dibayar dulu, tetap saja disuruh bayar. Bunga bank distop dulu, tetap saja bank uber-uber kita bayar bunga. Mau bayar pakai apa orang enggak ada tamu," kata dia.

Selain itu, PHRI serta para pelaku usaha lain sudah  berdiskusi dan memberikan masukan kepada pemerintah agar bisa menyelamatkan para pengusaha perhotelan berikut karyawanya.

"Saya tidak melihat ada upaya-upaya yang ada realisasi. Upaya mungkin ada, ngomong kan upaya. Tapi kan action enggak ada," kata dia.

 Dia berharap ada perhatian khusus bagi para pelaku usaha yang mulai terseok di tengah wabah Covid-19. (*)

Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved