Tips Sehat untuk Anda

Deteksi Dini Kanker Testis: Kenali Gejala, Cara Mengecek dan Siapa Saja Orang-orang yang Berisiko

Deteksi Dini Kanker Testis: Kenali Gejala, Cara Mengecek dan Siapa Saja Orang-orang yang Berisiko

Pixabay
Ilustrasi kanker testis - Deteksi Dini Kanker Testis: Kenali Gejala, Cara Mengecek dan Siapa Saja Orang-orang yang Berisiko 

Ini terjadi ketika tali sperma kusut dan memotong darah ke testis.

Biasanya, hal ini disertai rasa sakit dan bengkak dan harus mendapat penanganan medis.

Torsi testis paling umum terjadi pada pria berusia 12-18 tahun dan memengaruhi sekitar 1:4.000 pria di bawah usia 25 tahun.

Data ini dilansir Cleveland Clinic. Sebagai perbandingan, pertumbuhan kanker atau tumor ganas pada testis relatif tidak menyakitkan ketika ditemukan.

Pada kedua kondisi tersebut, harus segera menghubungi seorang profesional medis untuk menjalani tes lebih lanjut.

"Jika seseorang merasa apa yang dia pikirkan adalah massa di testisnya, saya pertama-tama akan mengambil napas dalam dan bersantai karena jika itu kanker testis, besar kemungkinan itu disembuhkan," kata Harrison. 

Jika massa atau bobot dirasakan, seorang dokter medis biasanya memberikan USG skrotum untuk melihat seberapa besar pertumbuhannya.

CT scan dapat menentukan apakah ada kanker yang menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian lain dari tubuh.

Siapa saja yang berisiko?

Terlepas dari usia, faktor risiko utama penyakit ini adalah riwayat kanker testis dan kriptorkidisme dari keluarga, dan testis yang tidak turun.

Halaman
1234
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved