Breaking News:

Virus Corona

Negara-Negara di Asia Kembali Perketat Lalu Lintas Orang Antisipasi Gelombang Baru Virus Corona

Langkah tersebut diterapkan karena kekhawatiran akan adanya gelombang infeksi baru virus corona dari tempat lain.

Pixabay
Ilustrasi penanganan virus corona 

TRIBUN-BALI.COM – Beberapa negara di Asia yang dianggap telah mampu mengendalikan epidemi virus corona kembali memperketat perbatasan dan langkah-langkah pengendalian di wilayahnya masing-masing.

Langkah tersebut diterapkan karena kekhawatiran akan adanya gelombang infeksi baru virus corona dari tempat lain.

Di China, penerbangan internasional telah dikurangi sehingga para warga China di luar negeri belum mengetahui kapan dapat pulang.

Sementara itu di Singapura, pemerintah setempat memberlakukan aturan bagi warga yang baru kembali dari luar negeri harus membagikan data lokasi ponsel mereka dengan pihak berwenang setiap harinya.

Kemenkes Nyatakan Tidak Merekomendasikan Penggunaan Bilik Disinfeksi, Ini Penjelasannya

Update Virus Corona di Denpasar - Tiga Pasien Positif Corona di Denpasar Dinyatakan Sembuh

Berikut 22 Nama Napi Kasus Korupsi yang Berpotensi Bebas Jika Wacana Menkumham Dikabulkan Istana

Sedangkan di Taiwan, seorang laki-laki yang baru melakukan perjalanan ke Asia Tenggara didenda sebesar 33.000 dollar AS karena pergi ke klub saat harusnya berada di rumah.

Di Hong Kong, seorang gadis berusia 13 tahun diketahui pergi ke restoran saat memakai gelang penelusuran.

Gadis ini pun diikuti, diambil videonya, dan dipermalukan secara online.

"Negara-negara telah benar-benar berjuang untuk mengimplementasikan solusi domestik mereka sendiri dan solusi tersebut tidak cukup untuk masalah kesehatan global transnasional," kata Asisten Profesor Studi Asia di University of Hawaii Kristi Govella sebagaimana dikutip New York Times.

Gelombang baru virus corona baru yang pertama kali diidentifikasi di Asia dan menyebar ke negara-negara barat ini berisiko untuk mewabah kembali.

Warga-warga yang khawatir dengan wabah di Eropa dan AS segera pulang saat mengetahui wilayah tersebut menjadi episentrum baru virus.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved