Corona di Bali

200 Santri dari Banyuwangi Jalani Rapid Test Saat Tiba di Pelabuhan Gilimanuk

200 santri yang merupakan warga Bali menjalani rapid test saat tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali

Dok. Humas Pemprov Bali
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Sabtu (4/4/2020) siang. 200 Santri dari Banyuwangi Jalani Rapid Test Saat Tiba di Pelabuhan Gilimanuk 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - 200 santri yang merupakan warga Bali menjalani rapid test saat tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.

Rombongan santri dan santriwati menjalani rapid test karena ada kebijakan dari Pondok Blokagung Banyuwangi untuk merumahkan mereka untuk mencegah penyebaran virus corona.

Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Jembrana dr I Gusti Agung Arisantha mengatakan, protap pemeriksaan rapid test bagi semua penumpang yang datang dari zona merah ini diberlakukan di Pelabuhan Gilimanuk.

Termasuk rombongan para santri yang datang hingga 200-an santri tersebut.

"Rapid test dijalankan ke semua penduduk luar daerah atau zona merah dengan klasifikasi memang akan bertahan di Bali dengan tujuan yang jelas. Ketika tidak jelas, maka dipulangkan," ucapnya, Minggu (5/4/2020).

Arisantha menjelaskan, stok rapid test di Pelabuhan Gilimanuk hingga saat ini masih ada 150 rapid test.

Selanjutnya, stok akan ditambah oleh Pemprov Bali, sebanyak 500 rapid test.

Rapid test ini sangat ketat bagi penumpang dari zona merah.

"Apabila hasil screening menunjukkan positif, maka akan segera dirujuk ke RS rujukan terdekat untuk diambil sampel swab. Sedangkan yang negatif diperbolehkan melanjutkan perjalanan ke rumah masing-masing," jelasnya.

(*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved