BPBD Bangli Belum Punya TRC, Usulkan Tambahan Pegawai ke Bupati dan BKD

Jumlah kebutuhan minimal TRC di Bangli sebanyak 12 orang yang akan dibagi menjadi tiga shift

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kalak BPBD Bangli I Ketut Gde Wiredana. BPBD Bangli Belum Punya TRC, Usulkan Tambahan Pegawai ke Bupati dan BKD 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Mutasi pegawai dua kali berturut-turut tampaknya belum mampu mengantisipasi kekurangan pegawai di sejumlah instasi di Bangli.

Seperti di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli, yang hingga kini belum memiliki tim reaksi cepat (TRC).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bangli I Ketut Gde Wiredana menyebut, jumlah kebutuhan minimal TRC di Bangli sebanyak 12 orang.

Jumlah tersebut nantinya dibagi menjadi tiga shift, yakni untuk pagi, malam, serta satu shift pengganti.

Dalam hal ini, Wiredana mengaku telah meminta tambahan tenaga pembentukan TRC pada Bupati Bangli, dan mendapat persetujuan.

Sedangkan, prosesnya saat ini telah diusulkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bangli, dan masih dalam tahap administrasi.

“Kepada BKD kami usulkan sebanyak tujuh orang sekitar bulan lalu. Sedangkan kekurangan sebanyak lima orang, dilengkapi dengan pegawai BPBD,” katanya.

Wiredana tidak menampik banyak orang yang mau menempati posisi TRC.

Kendati demikian, pihaknya mengaku selektif mengusulkan pegawai.

Sebab untuk TRC ini, pegawai harus mengerti kondisi lapangan, cara mengoperasiksn sensor, dan sebagainya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved